IRT Selingkuh Dengan Brondong, Anak Jadi Korban Tebasan Parang Kekasih Gelap Sang Ibu

idetimurmalut.com
Korban diketuhui bernama Mike Ineke Piculi dan anaknya Eki Estia Stefani Repi menjalani penanganan mediasi ft/ist

Kejadian terjadi di Desa Tolong, Kecamatan Lede, Selasa malam (09/4). Korban diketahui bernama Mike Ineke Piculi (44) dan anaknya Eki Estia Stefani Repi (18).

Kedua korban dibacok oleh pelaku Enjop Fransiskus Saimima (25), pemuda asal Seram, Maluku yang bekerja di salah satu perusahaan tambang Nikel Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Awal kejadian bermula saat suami korban bernama Holdi steven Repi yang sejak lama mengetahui hubungan gelap istrinya Mike dengan pelaku berniat untuk memukul pelaku yang pada saat itu sedang pesta miras dengan teman-temannya.

Baca Juga:

Lagi Capek-Capeknya Pulang Berkebun, Kakek ini Tebas Pemuda Taliabu yang Mengganggunya

Teman Holdi yang miras bersama menyampaikan ancaman itu kepada pelaku yang ditemuinya, dan saat itu juga pelaku pergi membeli miras sebelum mendatangi rumah korban. Pelaku pun mendatangi rumah Holdi dan hanya menemukan korban Mike dan Eki.

Lantaran sudah terpengaruh miras, pelaku Enjop lansung memotong korban Mike yang mengenai tangan kanan hingga terputus. Melihat itu, Eki berteriak meminta tolong dan mencoba menghalangi pelaku namun sabetan parang pelaku yang menyasar mulut korban mengenai bagian pipi hingga ke telinga korban.

Usai menebas kedua korban, pelaku kemudian melarikan diri rumah korban dan berhasil tertangkap.

Warga mendengar teriakan kemudian mendatangi rumah korban dan segera membawa keduanya di klinik perusahaan sehingga nya keduanya dapat tertolong

“Setalah kejadian itu Enjop sempat mau melarikan diri entah dia mau ke Bohong atau kemana yang jelas sudah ditemukan oleh pihak Kepolisian dan TNI di jalan Lobu pegunungan masyarakat Lede,” kata Kapolsek Taliabu Barat, Ipda. Edi Jain Nurhasa, Rabu (10/4/2024).

Warga mendengar teriakan kemudian mendatangi rumah korban dan segera membawa keduanya ke klinik perusahaan sehingga nyawa keduanya dapat tertolong.

 

Ar