Diduga kuat demi kepentingan kelompok, pemerintahan Desa Todoli kini beralih menjadi agen rekrutmen tenaga kerja di salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di Desa Todoli, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Senin(13/11/2023).
Berdasarkan surat keputusan bersama pihak PT. Prima Sarana Gemilang (PSG) dengan pemerintah desa Todoli, kedua belah pihak menghasilkan kesepakatan yang diduga kuat mengabaikan hak masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu terkhusus pencari kerja pada umumnya.
Baca Juga:
Taliabu Daerah Luar Jawa Berhasil Juara Bhumandala 2023
Diketahui, salah satu poin yang tertulis di kesepakatan tersebut adalah seluruh proses rekrutmen tenaga kerja harus melibatkan pemerintah desa dan terkesan mengutamakan masyarakat todoli dalam proses rekrutmen tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, banyak pencari kerja yang menilai kesepakatan itu tidak adil. Bagaimana tidak, langkah yang ditempuh itu di anggap memojokkan desa-desa tetangga terkhusus masyarakat di Kecamatan Lede.
Salah satu sumber yang tidak ingin namanya disebut menjelaskan, secara umum Desa Todoli merupakan wilayah administrasi Pulau Taliabu sudah seharusnya anak-anak kita punya hak yang sama untuk memperoleh informasi rekrutmen dan kesempatan bekerja yang sama.
“Tidak ada yang harus di istimewakan, sejatinya kita semua orang Taliabu punya hak yang sama untuk bekerja di perusahaan itu selama memenuhi syarat yang di tentukan oleh perusahaan. Saya pikir sah-sah saja kita ikut mendaftar,” ungkapnya.
Dia meminta agar perusahaan pertambangan yang beroperasi di Pulau Taliabu bersifat terbuka kepada publik soal rekrutmen tenaga kerja.
“Jangan hanya mengutamakan kepentingan kelompok ataupun kolega, apalagi deal-dealan yang memojokkan masyarakat lingkar tambang lainnya,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, HRD PT. Prima Sarana Gemilang, Basirudin Mahmud Ahmad mengaku mereka di undang langsung oleh pemerintah desa Todoli, dengan maksud audiensi dan silaturahmi.
“Saya tidak bisa memberikan statement bahwasanya ada kepentingan kelompok di pemerintah desa Todoli. Kami datang ke kantor desa Todoli tersebut untuk memenuhi undangan dari pemerintah desa Todoli,” katanya.
Badarudin bilang, audiensi yang dilaksanakan itu juga dihadiri oleh Sekdes, Ketua BPD dan pemuda desa Todoli untuk mengakomodir tenaga kerja non skil dari desa lingkar tambang.
“Sesuai dengan surat No: 140/283/DS-TDL/XI/2023 perihal Audiensi dan Silaturahmi. Dan dihadiri oleh ketua BPD, Sekdes Todoli, Pemuda Todoli dan masih banyak lagi dan tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” jelasnya.
Ar









