Kadinkes Taliabu Bersama Tim TPCB Lakukan Monitoring di Puskesmas Nggele

Kadinkes Taliabu Bersama Tim TPCB Lakukan Monitoring di Puskesmas Nggele
Foto: Kadinkes Taliabu (berdiri) membarikan materi kepada petugas Puskesmas (idetimur.com/Ar)

Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Kuraisia Marsaoly bersama Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) melakukan monitoring persiapan Re-Akreditasi Puskesman desa Nggele, Sabtu (17/6/2023).

Kadis kesehatan pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly dalam sambutannya mengatakan, bahwa Re-akreditasi puskesmas nanti untuk nggele bisa mempertahankan capaian status yang ada.

Baca Juga:

Pastikan Layanan Kesehatan Merata Sampai Tingkat Bawah, Kadis Kesehatan Pantau Sejumlah Puskesmas

“Walaupun kemarin kita masih kekurangan dari sisi SDM tapi akreditasi puskesmas nggele mencapai status utama, saya berharap agar kita bisa tetap mempertahankan status utama puskesmas nggele karena menuju ke status paripurna masih banyak kekurangan yang harus kita penuhi. Saya bukannya tidak optimis tapi minimal kita berupaya agar kita bisa mempertahankan yang ada sekarang, tapi kalaupun hasilnya juga paripurna itu adalah luar biasa,” Ungkapnya.

Baca Juga:

Asyik Memanah Ikan, Warga Taliabu Nyaris Tewas Diterkam Buaya

Ia mengungkapkan, jumlah staf disini mulai dari PNS, NS maupun sukarela kurang lebih 60 Tetap kita bertujuan ke paripurna sembari kita berbenah.

“Saya pikir program selama ini sudah berjalan dengan baik, untuk kendala di lapangan dan sarana pendukung lainnya kita tetap usahakan teratasi karena semua tergantung anggaran,”

“Pengalaman di 2019 kemarin capaian utama itu di jadikan patokan, puskesmas nggele dengan status utama karena sudah melakukan hal-hal apa kemudian hasil efaluasi akhir itu ada catatan dari surveyor yang harus di benahi, kita melangkah dari itu saja,” tuturnya.

Ia menambahkan agar pelayanan di puskesmas selalu di tingkatkan, jangan sampai ada pasien yang harus ke rumah sakit tapi karena kondisi alam yang akhir-akhir ini kurang bersahabat bisa di tangani lebih awal dari puskesmas.

“Puskesmas di Taliabu ini memang tidak berstatus rawat inap, tapi karena kondisi alam yang tak bersahabat saat ini kita harus stey 24 jam di puskesmas, mengingat jangan sampai ada pasien yang perlu di tangani dan sebelum ke rumah sakit bisa di tangani di puskesmas,” tandasnya.

Ar