LIMBOTO – Sebanyak 41 peserta dari Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, menghadiri pembukaan kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Kota Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai suguhan tarian kolosal khas Gorontalo. Acara tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian, sejumlah kepala badan, wakil menteri, para direktur, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden Gibran menyampaikan bahwa petani merupakan garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian pangan yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Tantangan konflik geopolitik, perang dagang, dan perang tarif mengharuskan kita tidak bergantung pada negara lain,” ujarnya.
Di sisi lain, Wapres menjelaskan bahwa tantangan besar lainnya yang dihadapi sektor pertanian adalah alih fungsi lahan serta kemudahan petani dalam memperoleh pupuk secara tepat waktu.
“Mulai dari menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi, kemudahan petani mendapatkan pupuk, bibit unggul, akses permodalan, kepastian offtaker, hingga stabilitas harga harus terus menjadi perhatian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah, Lutfi Tutupoho, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari Halmahera Tengah selain untuk menyukseskan PENAS juga bertujuan mempelajari perkembangan teknologi pertanian yang ditampilkan selama kegiatan.
Menurutnya, berbagai pengetahuan dan inovasi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan oleh para petani setelah kembali ke Halmahera Tengah.
“Kehadiran peserta dari Halmahera Tengah tidak hanya untuk menyukseskan PENAS, tetapi juga untuk melihat dan mempelajari perkembangan teknologi pertanian. Harapannya, setelah kembali ke daerah, para petani dapat mengembangkan dan menerapkannya di wilayah masing-masing,” ujarnya. (*)









