KM Mekar Teratai Mogok Ditegah Laut, 125 Penumpang Dievakuasi

Evakuasi penumpang
Foto: Ilustrasi, Basarnas (idetimur.com/Ji)

Ditengah cuaca buruk, kapal penumpang KM Mekar Teratai yang mengangkut 125 penumpang rute Ternate-Bacan Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara mengalami mati mesin ditengah laut perairan Tidore.

KM Mekar Teratai memulai pelayaran dari pelabuhan Bastiong Ternate Selatan pada pukul 21.30 Waktu Indonesia Timur, Jumat (10/2) namun apes kapal yang baru melintas di perairan Tidore itu alami mati mesin tak jauh dari desa Maftutu Kota Tidore Kepulauan.

Baca Juga:

Mahasiswa Magang Asal Makassar yang Tenggelam Ditemukan Meninggal

Kepanikan terjadi saat kepulan asap mulai keluar dari kamar mesin yang diduga mengalami korleting. Ratusan penumpang mulai panik sehingga awak kapal pun mengirimkan pesan darurat kepada Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi.

Evakuasi penumpang
Foto: KNP 358 KPLP melakukan penarikan sampai di pelabuhan Ahmat Yani Ternate (idetimur.com/Ji)

Salah satu penumpang perempuan yang membawa 2 putrinya kecilnya menuturkan, kejadian itu membuatnya panik lantaran kapal terombang-ambing dan sudah dekat dengan bibir pantai hingga hampir menghantam karang.

Baca Juga:

Diduga Stres, Pegawai Pajak Nekat Bunuh Diri Terjun Dari Kapal Uky Raya

“Di muka Tidore, mesin mogok. Katanya ada keluar asap cuman kita tidak lihat karna di lantai dua. Tadi agak panik sedikit karna sudah mau dekat karang-karang,” kata Ruslia Yusuf, Minggu (11/2/2023).

KPLP dibantu Basarnas Ternate kemudian mengerahkan armada mereka untuk melakukan evakuasi terhadap para korban. Ratusan penumpang berhasil di evakuasi dengan selamat sementara kapal ditarik menuju pelabuhan Ahmat Yani Ternate.

“Kapal mengalami gangguan mesin, dicoba perbaiki oleh crew kapal tetapi tidak bisa. Akhirnya nahkoda menghubungi kami KPLP akhirnya kami melakukan evakuasi dengan KMP 358,” jelas Miraza A. Polpoke, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjaga Pantai dan Patroli KSOP Kelas II Ternate.

Lanjut dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum mengizinkan KM Mekar Teratai melakukan pelayaran. Ia juag mengatakan telah menerima surat pernyataan kesiapan kapal siap berangkat dari nahkoda dimana, kapalnya sudah memenuhi kelayakan mulai dari mesin, navigasi sampai alat pertolongan dalam kondisi baik.

“Oli tidak naik jadi tekanan dari oli nya turun sehingga menyebabkan mungkin karena panas asap dari oli keluar karena pemanasan dari mesin utama,” tandasnya.

 

Ji