IDETIMUR — Sempat kesulitan dalam proses evakuasi jasad Farhan (16) Tahun, korban yang diterkam buaya di danau Tolire Tetnate, Provinsi Maluku Utara.
medan danau Tolire yang sangat terjal menjadi hambatan proses dilakukannya evakuasi. Selain mendan yang berat, kemunculan buaya penghuni danau Tolire juga menjadi hambatan yang selalu muncul di dekat jasad korban.
Setelah usaha yang cukup lama, Tim SAR Gabungan yang menggunakan sistem evakuasi lifting akhirnya berhasil mengangkat jasad korban dari dalam danau.
Jasad korban kemudian dibawa tim SAT yang dibantu warga ke rumah duka di Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Pulau.
“Ditemukan terakhir tadi kurang lebih Jm 13.30 itu korban sudah bisa di pegang. Kondisi korban setelah ditemukan itu adalah, saya sampaikan kedua lengan sudah tidak ada, kepala dengan badan posisinya terlepas,” jelas Fathur Rahman, Kepala Basarnas Ternate.
Baca Juga: Jasad Korban Buaya Tolire Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Keluargan dan kerabat korban pecah tangis dan histeris saat jasad korban sampai ke rumah duka. Tim Forensik dari Polres Ternate kemudian melakuka Visum sebelum diserahkan ke pihak keluarag untuk dimakamkan
“Kesulitan dalam proses evakuasi itu karena adalah medan, medan yang dihadapi dengan tingkan kesulitannya adalah dengan binatang itu sendiri yaitu buaya itu agak mengganggu dari tim kami melaksanakan proses evakuasi. Medan yang saya sampaikan itu adalah ketinggiannya kurang lebih 200 meter makanya di situ ada tahapan-tahapn yang harus dilalui berupa tingkatan dari awal penarikan sampai ke menuju ke titik terakhir,” ungkapnya.
(Adji)
Tonton juga video selengkapnya👇









