Lahan Telah Dimediasi Pemerintah Desa, Pekerjaan Jalan Lingkar Pulau Morotai Berlanjut

Lahan Telah Dimediasi Pemerintah Desa, Pekerjaan Jalan Lingkar Pulau Morotai Berlanjut
Foto: Jalan dipalang warga (istimewa)

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara pastikan pekerjaan Pembangunan Jalan Nasional Lingkar Pulau Morotai kembali dilanjutkan, meski sempat terhalang aksi pemalangan jalan dari sejumlah warga namun pemerintah tiga desa Cio telah melakukan kesepakatan.

Baca Juga:

Tuntut Ganti Rugi Lahan, Pekerjaan Jalan Lingkar Pulau Morotai Terhambat

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BPJN Malut Abdul Hamid Payapo, Minggu (10/9/2023). Berdasarkan hasil rapat pemerintah desa dengan pelaksana dan warga bahwa sejak bulan Juli pekerjaan sudah bisa dilaksanakan dan tidak ada lagi pemalangan sebab penyedia telah berinisiatif melalukan pembayaran ganti rugi tanaman.

Baca Juga:

BPJN Usulkan Pembangunan Jembatan Sabatai Tua ke Kementerian PUPR RI

“Kami heran juga ada komplain karena pelaksana telah membayar ganti rugi tanaman pada semua pemilik yang kena dampak pekerjaan dan diketahui oleh kepala desa dan perangkat,” katanya.

Jalan nasional
Foto: Berita acara musyawarah bersama (istimewa)

Abdul Hamid bilang, Kini masyarakat mengizinkan untuk dikerjakan lokasi galian dan lokasi buangan yang sudah disetujui pemerintah desa dan pemilik lahan. September ini pekerjaan sudah normal berjalan dan apabila ada komplain lagi kami akan melaporkan ke Pemda Morotai.

“Intinya kami heran dan kaget ada klaim dari warga sebagaimana dalam berita salah satu media online padahal kades tersebut telah menjamin sebagaimana dalam berita acara musyawarah dan penyedia telah membantu menyelesaikan tanaman tersebut dan sejak Juli hingga saat ini pekerjaan tidak dipalang,” sesalnya.

Ia berharap dukungan warga setempat untuk mempermudah pekerjaan tersebut agar nantinya jalan yang di impikan warga selama ini dapat terwujud, sehingga konektifitas antar wilayah di Morotai dapat terhubung yang akan berdampak pada kemajuan perekonomian warga.

 

Ji