BPJN Usulkan Pembangunan Jembatan Sabatai Tua ke Kementerian PUPR RI

Jembatan ambruk
Foto: PPK 1.4 mulai mengerjakan akses jembatan darurat untuk pengendara (istimewa)

Setalah dilakukan pembangunan jembatan darurat akibat ambruknya jembatan di desa Sabatai Tua Kecamatan Morotai selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) kini tengah mempersiapkan usulan pembangunan Jembatan Permanen ke kementerian PUPR RI.

Baca Juga:

Akses Menuju Tiga Kecamatan Terputus Akibat Banjir, BPJN Bangun Jembatan Darurat

“Sementara kami siapkan usulan rencana penanganan pembangunan jembatan yang permanen,” kata PPK 1.4 BPJN Malut, Abdul Hamid Payapo, Minggu (16/07/2023).

Baca Juga:

Jembatan Penghubung Tiga Kecamatan Putus, Puluhan Desa Terendam Banjir

Ia menuturkan, jembatan tersebut dibangun sejak tahun 1983 dan merupakan akses penghubung jalan menuju di tiga kecamatan di Kabupaten Pulau Morotai.
“Setelah ambruk kami langsung gerak cepat membangun jembatan darurat, ini langkah awal agar sekiranya pengguna jalan dapat melewatinya, sembari kami menyiapkan usulan untuk dibangun jembatan yang permanen,” ujarnya.

Ia menambahkan, derasnya aliran air menyebabkan air meluap dan terjadi banjir yang berdampak pada pemukiman warga, sehingga pihaknya mempercepat usulan agar dapat meminimalisir banjir susulan bila terjadi hujan deras.

“Kami mengupayakan di tahun 2023 ini juga segera di tangani, karena ini juga masuk dalam penanganan darurat akibat bencana dan sementara kami menunggu estimasi anggaran dari satker perencanaan,” tutupnya.

 

Ji