IDETIMUR — Koalisi Aktivis Taliabu (KAT) yang terdiri dari GP-ansor, Bapera, PA-GMNI dan GPM, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Taliabu, Maluku Utara, terkait kekosongan kas Daerah Kamis, (7/7/2022).
Masa mempertanyakan kondisi keuangan daerah Kabupaten Pulau Taliabu yang diduga masa aksi disalah gunakan oleh para pejabat berwenang Kabupaten Pulau Taliabu.
“Uang daerah mengalami kekosongan tidak masuk akal kalau uang daerah kosong, dimana-mana daerah itu tidak perna kosong anggran, tapi di Taliabu ini sebenarnya bukan kosong malah di rampok, di curi. Jika kalian adalah orang yang suka di janji maka kami adalah yang suka menagih janji itu,” kata Lisman dalam orasinya di depan Kantor Bupati Taliabu.
Baca Juga: Sultan Ternate, Taliabu 10 Tahun Mekar Tidak ada Perubahan
Karena masalah ini turut diperkuat dengan pembayaran upah pekerja honorer dimana, upah mereka selama 6 Bulan di Tahun 2022 belum terbayarkan. Sedangkan di Tahun 2021 juga terjadi hal serupa. Pemda berjanji akan melunasinya pada Tahun depan.
Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Salim Ganiru, saat dikonfirasi idetimur.com tidak memberikan tanggapan mengenai isu kekosongan Kas Daerah tersbut.
(Ar)









