Ruas Jalan Nasional di Desa Lukolamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah kini menjadi bahan perbincangan warganet, pasca kondisi jalan ditayangkan di stasiun TV Nasional milik Pemerintah.
Warga menyoroti kondisi jalan yang rusak parah bahkan tidak ada tidak perbaikan dari pemerintah.
“Kalau bisa ditimbun. Jalan tidak baik (rusak) dan berbahaya hancur total,” jelas Sani, Warga dikutip dari TVRI.
Sejumlah warga yang aktifitasnya melintasi diatas aset Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Kementerian PUPR RI itu bahkan menjadikan ruas jalan tersebut sebagai materi konten.
Diketahui, jalan nasional itu hampir setahun rusak namun tidak ada penanganan maupun perbaikan dari pihak Balai Jalan. Saat hujan deras, lubang dan lumpur menutupi badan jalan sehingga menyulitkan pengendara.
Pasca menjadi sorotan Media Pemerintah dan publik, terlihat di lokasi satu alat berat yang diduga milik perusahaan sedang dikerahkan melakukan pekerjaan.
PPK 2.2, Satker II (dua) Yusep menjelaskan, penanganan lokasi Lukolamo akan ditangani oleh pihak perusahaan PT. IWIP.
“Kalau yang di Lukolamo itu sekarang sudah di ukur, kebetulan ada CSR dari IWIP. Sekarang mungkin, kan tadi saya kan belum turun ke lapangan ni mungkin besok saya ke lapangan saya pantau lagi, katanya sudah mulai perataan,” jelasnya.
Yusep juga menyoroti pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat. Kurangnya penataan maupun aturan juga menjadi penyebab kerusakan jalan.
Red









