Salah satu Staf Ahli Gubernur Maluku Utara melakukan intimidasi terhadap puluhan tenaga medis RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Chasan Boesoirie Ternta yang melakukan aksi unjuk rasa menuntuk pembayaran TPP (Tambahan Penghasil Pegawai) selama 15 bulan, Jasa BPJS dan Jasa Covid di depan Rumah Dinas Gubenur Abdul Gani Kasuba, Selasa (20/12/2022).
Saat itu Staf Alhli Gubernur Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Buhari Hamza yang menemui masa aksi di luar pagar kediaman naik pitam ketika mendapat cemo’h penolakan dari para Nakes karena dianggap tidak berkompeten menemui masa Nakes. Lantara kesal dia pun meminta untuk mencatat nama-nama Nakse.

“Kamu pegawai darimana? lancang sekali. Saya masih ada bicara nanti saya perkenalkan (Nama) tau etika tidak, catat nama dia,” ancam Buhari Hamza.
Baca Juga:
Nakes RSUD CB Bentrok Dengan Polisi dan Satpol PP di Kediaman Gubernur Maluku Utara
Buhari Hamza yang mewakili Gubernur dan Setda menemui masa aksi lantaran keduanya masih berada di luar daerah.
“Atas nama pemerintah daerah hingga saat ini juga pak Gub masih diluar Provinsi pak Setda juga berangkat jadi saya mohon maaf kapasitas saya sebagai Staf Alhli Gubernur Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan. Saya dari Sofifi kesini untuk menerima yang bapa/ibu punya tuntukan ini,” ujarnya.
Ji









