Ratusan Tenaga Medis RSUD CB Ancam Mogok Masal

Mafia pajak
Foto: Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie (Istimewah)

Ratusan tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara mengancam akan melakukan mogok masal.

Ancaman mogok masal itu buntut dari ulah managemant RSUD CB, atas pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 900 tenaga kesehatan, serta temuan Irbansus Inspektorat Provinis Maluku Utara senilai 43 miliar.

Kekesalan pegawai medis ini memuncak sejak beberapa hari kemarin dimana, Inspektorat belum memberikan laporan pemeriksaan dan hasil klarifikasi yang dilakukan Senin (17/10) kemarin.

“Kita akan aksi besar kalau proses ini tidak ada perkembangan. Ini teman-teman Nakes siap tinggalkan pasien ini, jadi kalau bisa dibayangkan terjadi apakah tidak terjadi krisis kemanusiaan di rumah sakit,” kata salah satu pegawai yang tidak ingin disebutkan identitasnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/10/2022).

Baca Juga:

Direktur dan Pentolan RSUD Chasan Boesoirie Diperiksa Irbansus atas Temuan 43 Miliar

Ratusan Nakes ini berharap agar managemant RSUD CB membayar sepenuhnya tunggakan TPP tanpa ada pemotongan sepihak dari pihak rumah sakit.

“Kita menunggu Inspektorat melumpahkan seluruh temuan itu. Selain itu kita juga menuntut untuk membayar tunggakan. Tunggakan 2020 itu 3 bulan, 2021 2 bulan 2022 itu baru dibayakan baru sampai Ferbruari, itu pun ada potongan 1 juta untuk perawat 5 juta untuk Dokter,” jelasnya.

Baca Juga:

Syamsul Bahri Dirut RSUD CB Jalani Pemeriksaan di Kejati Malut, Terkait Dugaan Pemotongan TPP Pegawai

Sementara sampai saat ini, Kepala Inspektorat Malut Nirwan MT belum memberikan keterangan resminya terkait temuan Irbansus. Informasi yang diterima idetimur.com, selain tim Irbansus, Isnpektorat juga telah menerjunkan tim lain.

 

Adji