Pemandangan berbeda tejadi di Terminal Soasio Kota Tidore, Maluku Utara. Dimana puluhan mobil Dinas mengantri layaknya Angkutan Umum (Angkot), Selasa (27/9/2022).
Puluhan mobil dinas Pemkot Tidore ini sedang mengakut warga atau penumpang dari terminal menuju tempat tujuan warga. Hal ini terjadi lantaran ratusan sopir angkot sedang melakukan aksi mogok di tanjung Soasio, Kelurahan Soasio.
Bahkan, para sopir angko ini juga melakukan aksi swiping terhadap para angkot yang nekat beroperasi. Akibatnya, puluhan penumpang yang dirunkan dari angkot terlantar namun segera dilayani oleh mobil dinas yang dikerahkan Pemkot Tidore.
Para sopir ini memprotes penyesuaian tarif dari terminal Soasiao menuju Seli pesisir Kota yang hanya Rp.15000. mereka menginginkan tarif untuk rute tersebut sebesar Rp.20000. sama seperti tarif terminal Soasio-Rum.

Sebelumnya Pemkot Tidore telah mengeluarkan SK Wali Kota Tidore nomor: 130.1 tahun 2022 tentang penyusunan tarif angkutan jalan dalam wilayah Kota Tidore, pada Jumat 16 September 2022 lalu.
Baca Juga: Ratusan Warga Oba Kompak Laporkan Syamsul Rizal Hasdy ke Polres Tidore, Atas Dugaan Rasisme
Kepala Dinas Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad menyampaikan, aksi yang dilakukan oleh organda ini yang terpenting kami dari pemerintah daerah sudah menghitung dan mempertimbangkan, sehingga tidak merugikan bagi sopir dan tidak juga memberatkan bagi masyarakat.
“Kita dari pemerintah daerah sudah mengambil jalan tengahnya supaya dorang (supir angkot) tidak di rugikan dan masyarakat juga tidak memberatkan,” ungkapnya.
Sementara ini aktifitasnya berjalan seperti biasa, dan juga terminal menuju Gurabunga dan Kelurahan Topo pun juga demikian aktifnya juga seperti biasa, jadi untuk mengantisipasi terjadinya kemogokan ini, maka pemerintah daerah mengambil keputusan untuk mengeluarkan seluruh mobil dinas guna untuk melayani masyarakat sehingga tidak terjadinya penumpukan penumpang di area terminal, karena di sini ada dua titik simpul yakni terminal Rum dengan terminal Soasio.
“Untuk mengantisipasi hal itu terjadi maka malam kemarin, Pak Walikota, Pak Wakil dan Pak Sekda memanggil, maka hari ini akan melayani masyarakat seperti biasa,” katanya.
Adji









