Ratusan masyarakat daratan Oba, para Kades hingga Camat di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara melaporkan Syamsul Rizal Hasdy ke Polres Tidore, Senin (26/9/2022).
Bakal calon Wali Kota Tidore itu di laporkan atas dugaan penghinaan dan rasisme terhadap masyarakat Oba yang diduga di ucapkan pada acara silaturahmi di Kelurahan Mareku, Jumat, 23 September lalu. Laporan itu disampaikan lansung oleh 49 Kepala Desa, 30 Lurah dan 8 Camat.
Laporan resmi ke Polres Tidore itu, juga diwarnai aksi unjuk rasa di depan Mapolres Tidore. Aksi dikawal puluhan aparan dan berlasung dengan tertib hingga masa membubarkan diri.
“Ini sangat berbahaya karena wilayah ini juga pernah terjadi konflik horizontal sangat panjang. Oleh karena itu, pernyataan Syamsul Rizal itu sangat memancing emosi masyarakat baik suku Tidore, suku Makian, suku Buton, suku Sangir dan suku Tobaru di daratan Oba,” kata Amir Abdullah, Kades Balbar.
Lanjutnya, pernyataan Syamsul Rizal yang menyebut Oba sebagai daerah paling kacau di Tidore itu dinilai sangat berbahaya dan provokatif yang dapat memicu terjadinya persoalan rasis yang lebih luasa.
Baca Juga: 4 Orang Meninggal Dalam Insidel Laka Laut di Perairan Sula
“Oleh karena itu kami mendatangi Polres Tidore untuk memberikan laporan sekaligus bersilaturahmi dengan Kapolres, agar meminta Kapolres untuk melakukan langkah-langkah hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tidore AKBP Setyo Agus Hermawan mengatakan, laporan dari masyarakat itu sudah diterima dan akan dipelajari sebelum naik ke tahap penyelidikan.
“Jadi tadi dari perwakilan Kepala Desa sudah menemuai saya kemudian tadi di unjuk rasa kemudian saya sudah temui. Intinya permintaan dari mereka itu keberatan apa yang disampaikan saudara Syamsul Rizal kemudian meminta Polres untuk melakukan langkah-langkah hukum terkait penyampaian bahasa dari Syamsul tersebut. Apabila kasus ini ada unsur pidananya pasti kita proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Baca Juga: Tekan Angka Stunting, Wawali Tidore Pimpin Rapat Lintas Sektoral di Pahaye
Kapolres mengimbau agar masyarakat tetap tenang karena ucapan yang dilakukan oleh Syamsul Rizal tidak mewakilai seluruh masyarakat Tidore dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu Khamtibmas Kota Tidore.
“Untuk hari ini tahap awal adalah menerima laporan pengaduan, laporan pengaduan itu kan pastinya dilengkapai dengan dokumen pendukung salah satunya ya mungkin vidio yang beredar, dari situ nanti kita gelarkan. Pastinya kita panggil saksi-saksi, yang pasti kemungkinan besar kita panggil juga saudara Syamsul Riza,” jelasnya.
Adji
TONTON JUGA VIDEONYA👇









