Karantina Pertanian Ternate Gelar FGD Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan Perkarantinaan

Karantian pertanian
Foto: Kepala Balai Karantina "tengah" membarikan materi (istimewah)

Karantina Pertanian Ternate menggelar giat Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk “Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan Perkarantinaan di Lingkup Pelabuhan Ahmad Yani Ternate”, bertempat di Dapur Sorasa Ternate, Rabu (12/4/2023).

Hadir sebagai narasumber yaitu Kepala Karantina Pertanian Ternate dan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate serta mitra kerja lainnya yakni TNI-Polri.

Baca Juga:

Jelang Lebaran, Pria ini Tertipu Puluhan Juta Gegara Cancel Wanita BO di Michat

Tasrif, Kepala Karantina Pertanian Ternate dalam sambutannya mengatakan, harmonisasi dan integrasi dengan segenap instansi terkait harus senantiasa dilakukan penguatan.

“Kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara bersama guna mendapatkan informasi pelaksanaan pengawasan dalam rangka saling bertukar informasi tentang tata kelola pelabuhan yang lebih baik dan terukur sesuai komitmen pemerintah,” jelas Tasrif.

Lahirnya Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghindari pemasukan dan pengeluaran komoditas pertanian yang dapat membawa hama dan penyakit terhadap keamanan pangan dan mutu pangan produk rekayasa genetik (PRG), sumber daya genetik (SDG), agensi hayati, jenis asing invasif (IAS), tumbuhan dan satwa liar serta tumbuhan dan satwa langka di tempat pemasukan dan pengeluaran dilakukan secara terintegrasi dengan tindakan karantina.

Dengan bersinergi bersama dalam mendorong tata kelola dan kepatuhan perkarantinaan di Pelabuhan Laut Ahmad Yani perlu dilakukan perbaikan salah satunya yaitu percepatan pelayanan dan penguatan pengawasan, tentunya diperlukan sinergisitas dalam proses layanan yang terintegrasi.

“Sinergitas Pelabuhan berdasarkan pasal 80 Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2008, melingkupi fungsi kegiatan Kepelabuhan Kepabeanan, Keimigrasian, dan Perkarantinaan. Sistem yang ada di Pelabuhan tidak bisa berdiri sendiri tentunya peran dari instansi tersebut perlu diperkuat untuk mendorong penguatan tata Kelola di Pelabuhan Laut Ahmad Yani, ” terang Rushan.

Harmonisasi dan integrasi dengan segenap instansi terkait sebagai andil dalam penguatan tata kelola dan kepatuhan di Lingkup Pelabuhan Ahmad Yani serta berjuang bersama untuk menjaga Maluku Utara bebas dari hama penyakit hewan maupun tumbuhan.

 

Ji