Festival SERUMBI Resmi Dibuka, Bank Indonesia Ajak UMKM Malut Lakukan Inovasi Produk

QRIS
Foto: Kepala Bank Indonesia dan Gubernur Malut beserta instansi terkait di acara Festival SURAMBI (istimewa)

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku Utara mengajak UMKM di Maluku Utara untuk melakukan inovasi dan kreasi produk.

Potensi UMKM dan industri kreatif di Maluku Utara cukup luar biasa. Tak hanya komoditas industri tambang, tetapi Maluku Utara memiliki potensi pertanian termasuk industri perdagangan yang cukup maju yang bisa dimanfaatkan para pelaku usaha untuk menginovasikan produknya sehingga dapat bersaing di pasar nasional.

Baca Juga:

Semarak UMKM, 17 UMKM  Berkesempatan Dapat Pelatihan Standarisasi Produk, Digital Marketing dan Rebranding

“Misalnya, produksinya kalau sambal roa, ya sambal roa semua, abon tuna, ya abon tuna semua. Tetangga kita Manado dan Maluku juga punya itu. Kita bisa inovasikan produk ikanan itu dalam bentuk lain,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, R. Eko Adi Irianto usai pembukaan Semarak UMKM dan Keuangan Digital di Landmark Ternate, Jumat (18/8/2023).

Baca Juga:

Agribisnis Gula Aren Maluku Utara Butuh Intervensi Pemerintah

Selain itu, kata dia untuk memperluas pasar, pelaku UMKM juga harus melek dan memanfaatkan bisnis digital. Ini mengingat pasar digital sekarang memiliki potensi bagus untuk pengembangan usaha mereka.

“Kita juga ingin mengajak UMKM masuk ke dunia digital. UMKM kita harus on boarding secara digital, supaya mereka bisa masuk ke pasar yang lebih luas dan agar produknya juga bisa lebih dinikmati secara luas oleh masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.

BI kata Eko, setiap tahun konsisten melakukan program pembinaan dan pelatihan UMKM untuk naik kelas.

Teranyar tahun ini, BI baru saja melahirkan 7 UMKM calon binaan mereka, dari total 137 UMKM di Provinsi Maluku Utara yang mengikuti kegiatan kurasi, mendapatkan pelatihan mengenai standardisasi produk, digital marketing dan proses rebranding.

7 UMKM tersebut bersama 14 UMKM lainnya termasuk UMKM pangan yang telah mengikuti serangkaian program kurasi akhirnya diikutkan dalam Festival Semarak UMKM dan Keuangan Digital (Serumbi) yang digelar di Landmark Ternate pada 18-20 Agustus 2023.

“Melalui Festival Serumbi ini, selain supaya UMKM kita naik kelas, kita ingin UMKM kita lebih berdaya saing, kualitas produknya lebih baik lagi, lebih unik, sehingga bisa bersaing di level regional dan nasional,”

“Selain itu, akan ada banyak kegiatan yang sifatnya inovatif dan kreatif di festival ini,” kata Eko, mengakhiri.

 

Red