Hukrim  

Direktur RSUD CB Lengser, Mantan Jubir Covid-19 Alwia Assagaf Jabat PLT

Rsud
Foto: Sekprov Syamsudin A.Kadir, Alwia dan sejumlah pejabat Prov malut. (Istimewah)

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate Syamsul Bahri, resmi dicopot. Pencopotan dan penunjukan PLT itu dilakukan lansung oleh Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara (Sekprov) Syamsudin Abul Kadir, Selasa (15/11/2022).

Syamsul Bahri dicopot diduga lantaran saat ini yang bersangkutan sedang menghadapi masalah hukum yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, terkait dengan dugaan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tenaga kesehatan RSUD CB serta dugaan korupsi atas penggunaan Anggaran Belanja Pegawai serta Belanja Barang/Jasa RSUD Chasan Boesoirie Tahun Anggaran 2017 s/d 2021.

Baca Juga:

Dugaan Korupsi di RSDU Chasan Boesoirie Dilaporkan ke Kejati Malut

Informasi yang dipeoleh idetimur.com dari salah satu pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Syamsul Bahri digeser sebagai tenaga pembantu di Kampus Kesehatan Poltekes Ternate.

Baca Juga:

Kejati Malut Diminta Periksa Wadir Pelayanan RSUD CB, Terkait Dugaan Money Laundry

Sementara itu, Pemprov Maluku Utara menunjuk Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabid (Kesmas) Aulia Assagaf yang juga mantan juru bicara Covid-19 Pelanksana Tugas (PLT).

idetimur.com mencoba mengkonfirmasi hal tersebut lansung kepada Sekprov namun hingga berita ini diturunkan Sekprov enggang merespon.

 

 

Red