Bupati Ikram Lantik Pengurus FORMAPAS Maluku Utara

idetimurmalut.com
Bupati Ikram, Wabup Ahlan, Sekda dan seluruh pengurus Formapas usai pelantikan ft/ist

Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, secara resmi melantik 25 pengurus Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara Jabodetabeka-Banten (FORMAPAS MALUT) Periode 2025–2027. Kegiatan ini dirangkaikan dengan dialog publik bertema “Era Baru Formapas: Dari Maluku Utara untuk Indonesia Maju” yang berlangsung penuh semangat dan kekhidmatan, Sabtu (2/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan, Ir. Edy Juharsyah, M.Tech, mewakili Menteri PUPR RI; Staf Ahli Bupati Pulau Taliabu; Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil; Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Halmahera Tengah. Hadir pula Ketua Dewan Penasehat FORMAPAS Haris Rusly Moti, CEO Nuansa Media Group Irman Saleh, Formatur FORMAPAS Riswan Sanun, serta perwakilan OKP, LSM, dan lembaga-lembaga mahasiswa se-Jabodetabek-Banten.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram mengingatkan agar organisasi mahasiswa seperti FORMAPAS tidak terjebak pada tarik-menarik politik lokal, namun tetap fokus sebagai wadah silaturahmi, pengembangan kapasitas, dan mitra strategis pemerintah daerah.

“Organisasi ini harus memacu semangat untuk terus belajar dan menjaga koordinasi, tetapi jangan dijadikan sebagai alat politik. Tegak luruslah kepada pemerintah dan tetaplah berpedoman pada visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita,” tegas Bupati Ikram.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian FORMAPAS. “Jangan sedikit-sedikit bergantung ke pemerintah. FORMAPAS adalah forum mahasiswa, bukan forum sosial. Berdirilah di kaki sendiri,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikram menegaskan bahwa seluruh mahasiswa asal Halmahera Tengah yang berkuliah di jenjang S1, S2, maupun S3 telah ditanggung biaya kuliahnya oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui program beasiswa daerah.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri PUPR, Ir. Edy Juharsyah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru. Ia menegaskan bahwa forum mahasiswa seperti FORMAPAS sangat penting sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa dan daerah, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Semoga FORMAPAS selalu eksis, kompak, dan terus menunjukkan kontribusinya bagi kemajuan Maluku Utara dan Indonesia,” ujarnya.

Ketua Umum FORMAPAS Maluku Utara 2025–2027, Riswan Sanun, dalam laporan perdananya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah momen awal untuk mengukuhkan komitmen pengurus baru dalam mengemban tanggung jawab organisasi.

“Ini adalah tonggak awal dari perjalanan kepengurusan yang baru. Pelantikan hari ini bukan sekadar formalitas administratif, tapi pembuktian bahwa kader-kader intelektual dari Maluku Utara siap mengambil bagian dalam transformasi bangsa,” tegas Riswan.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasi dan kontribusi mereka, serta mengajak seluruh anggota untuk merefleksikan kembali sejarah kelahiran FORMAPAS pada 8 Oktober 2014, yang lahir dari semangat dan kegelisahan intelektual anak-anak daerah.

“FORMAPAS harus menjadi creative minority dari Maluku Utara, yang menjawab disrupsi teknologi, polarisasi politik, kesenjangan sosial, dan ketimpangan pembangunan kepulauan dengan ide dan aksi nyata,” ujarnya.

Sebagai penegasan arah perjuangan organisasi, Riswan menyampaikan deklarasi FORMAPAS:
“Dari Timur, Kami Berdiri untuk Indonesia Raya.”

Ia juga memperkenalkan 8 Komitmen Strategis FORMAPAS sebagai turunan dari Asta Cita dan mandat sejarah:
1. Penguatan Pancasila & Demokrasi Substantif
2. Kebijakan Pro Rakyat & Anti Kemiskinan
3. Pembangunan Ekonomi Berdikari dari Daerah
4. Revolusi Pendidikan & Inovasi Teknologi
5. Kepemimpinan Intelektual dan Bermoral
6. Ketahanan Energi, Pangan dan Lingkungan Hidup
7. Transformasi Digital dan Kepemudaan Inklusif
8. Kolaborasi Nasionalis-Intelektual untuk Indonesia Raya

“Formapas bukan hanya organisasi mahasiswa pascasarjana. Formapas adalah peta kecil dari Indonesia yang besar. Kita lahir dari Timur, tapi cita-cita kita menjangkau seluruh Nusantara,” pungkasnya.

Ketua Panitia, Almuhasyir A. Idrus, turut melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pelantikan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi, serta mengajak mahasiswa Maluku Utara berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Acara ditutup dengan dialog publik yang interaktif dan konstruktif, menjadi penanda awal kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa FORMAPAS lebih progresif dan kontributif di masa mendatang.

Red