Atlit Taikwondo Tidak Mewakili Daerah Halmahera Selatan, ini Penjelasannya

Atlit
Staf Khusus Bupati Halmahera Selatan M. Yunus Najar (Foto: Istimewa)

IDETIMUR — Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan menegaskan tidak mengetahui adanya kontingen yang mewakili daerah di ajang Turnamen Taikwondo yang digelar di Kabupaten Halmahera Utara. Hal ini lantaran Pemerintah Darrah Halmahera Selatan tidak menerima surat pemberitahuan dari penyelenggara kepada Pemerintah Daerah untuk mengirimkan wakil mereka pada even trsebut.

Staf Khusus Bupati Halmahera Selatan M. Yunus Najar dalam keter Pres Releasenya menegaskan bahwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan tidak mengetahui ada kejuaraan Taikwondo tingkat nasional yang diselengarakan di Halmahera Utara termasuk tidak mengetahui kalau ada kontingen yang mewakili Halmahera Selatan untuk mengikuti kejuaraan Taikwondo tersebut.

“Pemerintah Daerah Halmahera Selatan baru tahu kalau ada kejuaran Taikwondo di Halmahera Utara, dan ada yang mewakili Halmahera Selatan dari berita kotan,” ujar Yunus.

Syarat suatu kontingen mewakili daerah untuk berlaga dalam suatu kejuaraan tentu minimal terlebih dahulu, didahului dengan surat pemberitahuan dari penyelenggara kepada Pemerintah Daerah, selanjutnya pemerintah daerah berdasarkan surat tersebut melalui berbagai pertimbangan antara lain ketersediaan anggaran dan kesiapan atlit untuk berlaga menerbitkan keputusan apakah suatu daerah akan mengikuti ataukah tidak.

“Hingga berita tersebut diterbitkan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan tidak pernah penerima surat dari penyelenggara akan adanya kegiatan turnamen Taikwondo termasuk sejumlah atlit yang berangkat mengikuti turnamen tersebut, karenanya kami tegaskan bahwa mereka yang mengikuti kejuaraan Taikwondo di Halmahera Utara bukan mewakili Kabupaten Halmahera Selatan melainkan club asal Halmahera Selatan,” jelasnya.

Keikut sertaan club Taikwondo dari Halmahera Selatan tentu bukan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga insiden yang terjadi pada para Atlit menjadi tanggung jawab club yang menuwungi para Atlit.

“Oleh karena mereka mewakili club dan bukan mewakili daerah maka seluruh konsekuensi biaya atas keterlibatan dalam even Taikwondo dimaksud sepenuhnya menjadi tanggungjawab club dan bukan Pemerintah Daerah kabupaten Halmahera Selatan,” pungkas Yunis.(red)