Warga Terus Dihantui Banjir, PPK 2.4 BPJN Malut Mulai Normalisasi Drainase Rawan Banjir

Banjir
Foto: PPK 2.4 Nanti H. Lumbantobing di lokasi proyek (idetimur.com)

Ternate Selatan masih menjadi daerah rawan banjir di saat musim penghujan. Terdapat sejumlah titik di ruas jalan nasional yang sering tergenang air sehingga mengganggu aktifitas warga serta pengendara.

Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR RI) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Naisonal (BPJN) Maluku Utara melakukan perbaikan pada darainase yang menjadi penyebab banjir.

Titik pertama yang mulai dikerjakan PPK 2.4 terdapat di Kelurahan Kalumata Jembatan 6. Pekerjaan saat ini dalam proses pelebaran dan pengerukan sendimen yang menjadi penyebab terjadinya banjir.

Baca Juga:

PPK 2.4 Terus Memacu Pekerjaan Preservasi Ruas Jalan Keliling Pulau Tidore

“Untuk 2022 kami sudah mengusulkan dananya sudah ada tetapi memang dananya terlambat keluar bulan 10-11 makanya kami sudah bergerak untuk menangani 3 titik, yang pertama di Kalumata, di Kalumata ini memang panjangnya 80 meter tetapi folume hujan 1-2 jam masyarakat sudah kebanjiran karena saluran lama itu sudah tertutup oleh sendimen, tertutup oleh pipa-pipa PADAM sama kabel Telkom. Jadi utilitas sudah menggangu saluran makanya kami dari PPK 2.4 mengambila langakh menangani Kalumata tahun ini,” kata PPK 2.4 Nanti H. Lumbantobing, Senin (19/12/2022).

Banjir
Foto: PPK 2.4 Nanti H. Lumbantobing & Korlap Is pantau aktifitas pembangunan drainase (idetimur.com)

Sementara dua titik lainnya terdapat di Kelurahan Magga Dua sepanjang 120 meter dan di depan asrama Kodim 1501 Ternate juga sepanjang 120 meter sehingga total drainase yang dikerjakan sepanjang 320 meter.

“Kami juga lanjut lagi di Mangga Dua, itu juga masyarakat sudah mengeluh bahkan beberapa kali menyurat ke Balai. Terus kami juga akan tangani depan asrama Kodim Kelapa Pendek itu juga sampai sekarang daerah-daerah banjir,”

“Pekerjaan tahun ini cuma di tiga titik tapi mudah-mudahan di tahun depan kami menangani titik lain lagi di Kampung Makassar dan di depan Hotel Grend Majang mengarah ke Muara begitu juga dibelakang gungung ada gorong-gorong nanti kami tangani di tahun 2023 nanti,” jelasnya.

Lanjut Tobing menjelaskan, pekerjaan saat ini akan dipacu secepat mungkin sehingga pekerjaan dapat selesai lebih awal sehingga tidak menggangu aktifitas masyarakat saat Natal dan menyambut Tahun Baru 2023.

“Kami minta maaf ke masyarakat pengguna jalan mungkin terganggu karena alat bergerak untuk membongkar beton terutama di depan-depan ruko. Mudah-mudahan segera kami atasi dan masyarakat mulai nyaman saat berkendara dan kalau hujan masyarakat sekitar sudah aman. Kami berterimakasih kepada Lurah dan RT serta instansi lainnya seperti PDAM, TELKOM, PLN, Dishub dan Kepolisian juga masyarakat sekitar yang telah membantu kami untuk bekerja. Dan mudah-mudahan pekerjaan kami selesai tepat waktu untuk mendukung Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar masyarakat nyaman,” ucapnya.

 

 

Ji