Walikota Dikepung Armada Sampah Dihari Pertama Berkantor

idetimurmalut.com
Armada Sampah diparkirkan depan kantor Walikota ft/idetimurmalut.com

Tidak terima jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) akan dipotong oleh pemerintah, puluhan armada sampah roda tida melakukan aksi kepung kantor Walikota Ternate, Maluku Utara.

Aksi itu dilakukan petugas sampah di hari pertama aktifitas kantor dibukan, usai cuti hari raya Idul Fitri, Selasa (16/4/2024).

Baca Juga:

Petugas Sampah di Ternate Beresiko Terinfeksi Penyakit

Mereka memarkirkan kendaraan berisi sampah di depan kantor Walikota sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang akan memangkas kuota bahan bakar yang semula 10 liter perminggu menjadi 5 liter.

Satu petugas pengangkut sampah mengatakan, pemotongan kuota BBM ini akan berdampak pada operasional mereka dan imbasnya sampah warga tidak akan terangkut.

“Kita dapat informasi tadi ini minyak kita mereka kurangi makanya kita datang konfirmasi. Dari 10 ke 5 liter. Kalau 5 tidak mencukupi maka kita minta kejelasan supaya tetap 10,” kata M. Udin.

Sementara itu Sekertaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsoly mengatakan informasi yang diperoleh petugas tidak benar dan belum pasti kebenarannya.

“Mereka tasdi bukan kemudian melakukan aksi, setelah saya cek di lantai 3 ternyata mereka itu hanya datang menanyakan bahwa BBM mereka yang wacanakan dari 10 liter yang biasanya mereka terima perbulan itu katanya mau dikurang 5 liter. Nah padahal informasi ini juga, informasi yang pasti,” jelas Rizal.

 

Ji