TOBELO – Operasi pencarian dan evakuasi korban erupsi Gunung Dukono memasuki hari ketiga dengan hasil yang membuahkan keberhasilan. Tim SAR gabungan pada Minggu (10/5/2026) pukul 11.55 WIT berhasil menemukan dan mengevakuasi dua korban yang sebelumnya dinyatakan hilang di kawasan puncak Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara.
Kedua korban diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura dan ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban Engel, warga negara Indonesia (WNI), pada proses pencarian sehari sebelumnya, (9/5).
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat menyebutkan kedua korban ditemukan sekitar 30 meter dari bibir kawah Gunung Dukono. Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimpa material batu vulkanik yang dimuntahkan gunung saat erupsi terjadi.
Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian karena aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih terus terjadi. Selain itu, cuaca ekstrem dan medan terjal di sekitar puncak kawah menjadi tantangan bagi personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Untuk memaksimalkan proses evakuasi, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam empat kelompok kerja yang bergerak secara terkoordinasi di jalur pendakian dan area puncak. Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses evakuasi sekaligus meminimalisir risiko keselamatan personel di lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi dari area puncak kawah, kedua korban kemudian dibawa menuju posko utama sebelum diteruskan ke RSUD Halmahera Utara untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang. (aji)









