Tebar Banyak Janji Saat Pilkada, Bupati Aliong Disebut Penipu Oleh Warga Taliabu

Taliabu
Bupati Aliong Mus (Foto: Istimewah)

Kembali beredar video Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara Aliong Mus saat kampanye di Pilkada Taliabu 2017 lalu.

Dalam video yang beredar di Facebbok itu, Aliong Mus berjanji kepada masyarakat Talabu untuk menyelesaikan permasaalahan yang belum sempat ia selesaikan di masa kepemimpinannya pada periode pertama.

Politikus partai Golkar itu memberikan garansi waktu 3 tahun untuk menyelesaikan pembangunan jalan lingkar Taliabu Selatan.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Taliabu Selatan, dalam waktu 3 tahun jalan lingkar Taliabu tidak selesai, bilang Aliong Mus penipu,” tegasnya dihadapan warga Taliabu.

Kemunculan video itu kini memancing reaksi masyarakat Talabu, berbagai tanggapan dilayangkan kepada sang Buputi 2 periode itu.

Baca Juga: BBM Langka di Taliabu, Warga Rela Antri di Agen Minyak Tanah

“Yuk mari nonton & mengenang janji-janji 2 periode dulu, siapa tau ada yang masih percaya,” tulisnya akun emoji tertawa.

Selain itu, lebih dari satu netizen mengomentari pernyataan Bupati dua periode itu.

“Ada kata sbar yg harus tong masyarakat Taliabu inga,” tulis @Bang Ojil Selatan.

“Kata2 Manis sampeeeee jalan talingkar dengan pece degan lubang,” lanjut @Bang Ojil Selatan.

“Tertipu dgn janji manis besti,” tulis @Baena Enaz.

“Dia yang suru bilang dia penipu, masyarakat Taliabu Selatan dengar itu,” jawab @Renaldy Kawalo Renaldi Kawalo.

Sementara itu, Bupati Taliabu Aling Mus saat dikonfirmasi via By Phone mengatakan, saat ini jalan tersebut dalam masa pembangunan.

“Warga siapa yang bicara seperti itu ya, pembangunan jalan lingkar Selatan sekarang lagi berjalan, lebih jelas tanya ke Dinas PU ya,” ujarnya.

Berdasarkan pentauan idetmur.com. pembangunan jalan lintas di wilayah Taliabu Selatan sedang didorong, namun ada beberapa titik lokasi jalan seperti Desa Pencado, Kawalo dan Holbota mulai dikerjakan.

Sedangkan untuk wilayah Taliabu Utara, pekerjaan jalan telah dilangsungkan, namun dilaporkan belum terealisasi secara menyeluruh.

Ar