Ribuan Pendukung dan Relawan Padati Deklarasi IMS-ADIL

idetimurmalut.com
IMS-ADIL Deklarasi dihadapan ribuan masa pendukung ft/idetimurmalut.com

Usai mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, pasangan bakal calon Bupati Ikram Malan Sangadji dan Ahlan Djumadil IMS-ADIL yang diusung oleh Partai, Gerindra, Golkar, Hanura, PAN dan PBB menggelar Deklarasi di Taman Kota Weda yang dihadiri Ribuan masa pendukung, Kamis (29/8/2024).

Ribuan simpatisan, relawan dan pendukung IMS-ADIL yang datang dari berbagai pelosok Kabupaten Halmahera Tengah konvoi dengan ratusan kendaraan roda empat maupun roda dua menuju lokasi deklarasi Balon Bupati dan Wakil Bupati IMS-ADIL di Taman Kota Weda dengan tertib.

Baca Juga: Ratusan Masa Pendukung Kawal IMS-ADIL Mendaftar di KPU Halmahera Tengah

Deklarasi digelar meriah dengan menghadirkan sejumlah penyanyi lokal dan Selebgram. Deklarasi juga di isi dengan orasi-orasi politik dari sejumlah tokoh politik diantaranya Ketua DPD Golkar Halteng Sakir Ahmad, Politisi senior Golkar, Hamid Usman, Sekertaris DPW Golkar, Arifin Jafar serta pimpinan partai pengusung dan tokoh-tokoh masyarakat Halmahera Tengah.

Ketua DPD Golkar Sakir Ahmad dalam orasinya, untuk menuju Halmahera Tengah maju dan sejahtera di tahun 2045 memerlukan pemimpin yang mementingkan kesejahteraan masyarakat.

“Harus kita gantung harapan masyarakat ini di pundak bapak IMS dan Ahlan Djumadil. Bapak Ibu sekalian alasan apa Partai Golkar dukung IMS-ADIL, Golkar sudah melaksanakan survei tiga kali IMS punya hasil survei paling tinggi tidak bisa dilawan siapa pun bila dibandingkan calon yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, IMS-ADIL dalam orasinya dihadapan masa pendukung, simpatisan, relawan mengatakan, untuk rakyat Halmahera Tengah IMS rela meninggalkan segala kenyamanan yang ada di Ibu Kota hanya untuk membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat yang dia cintai.

“Hari ini saya tinggal semuanya karena saya telah cinta masyarakat Halteng. Ada yang bilang IMS akan ditinggalkan, saya tidak yakin karena saya sudah memberikan hati kepada rakyat Halteng,” jelas IMS.

Lanjut Ikram, 1.7 tahun menjadi Penjabat Bupati Halteng dirasa kurang lantaran belum berbuat banyak untuk mensejahterakan masyarakat Halmahera Tengah.

“Tiga bulan kedepan tanggal 27 November itu kalian Bapak Ibu sekalian menentukan nasib Kabupaten Halmahera Tengah 2024-2029. Saya nyaman dengan masyarakat Halmahera Tengah karena masyarakat Halmahera Tengah tidak melihat saya dari mana, dari mana tidak! Masyarakat Halmahera Tengah hanya tahu Bupati pekerja. Insya Allah ucap Ikram, saya gadaikan diri saya, saya gadaikan keluarga saya, saya gadaikan karir saya birokrasi saya di Jakarta hanya untuk memimpin 2024-2029 cukup 5 tahun,” tegas IMS menutup orasinya.

 

JI