Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara masih menyimpan keindahan alam yang memukau yang belum banyak diketahui oleh penikmat wisata alam laut. Salah satunya pulau Sayafi dan pulau Liwo yang ada di Kecamatan Patani Utara.
Pulau Sayafi dan Liwo menawarkan keindahan alam yang masih asri dan terjaga. Dua pulau yang berdekatan ini memiliki bentangan pasir putih halus di sepanjang pantai dan pemandangan yang sungguh indah menyegarkan mata. Letaknya di Pasifik dan berbatasan dengan negara Palau membuat pulau sayafi dan liwo bagaikan surga alam yang tidak tersentuh.
Selain pasir putihnya yang halus, pulau sayafi dan liwo juga memiliki air laut yang sejuk, jernih sebening kristal. Wisatawan yang datang bisa melakukan berbagai aktifitas berenang bersama keluarga dan anak-anak dan bermain pasir di tepi pantai.
Baca Juga: Pulau Moor, Surga Baru di Halmahera Tengah
Selain pantainya yang menawarkan keindahan, surga bawah lautnya pun tak eksotis. Terumbu karang, koral dan ekosistem bawah lautnya masih terjaga membuat tempat ini juga menjadi rumah bagi Penyu Sisik yang akan datang saat bulan-bulan tertentu untuk bertelur membuat Pulau ini lengkap dan sayang bila tidak ada kunjungi.
Pengunjung tidak perlu khawatir akan terisolasi dari dunia luar karena pulau ini sudah bisa mengakses jaringan internet 4G dari kedua pukau ini. Pengunjung atau wisatawan juga bisa menikmati pulau-pulau ini sesuka hati dengan mendirikan tenda di atas pasir putih yang halus.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji terus mendukung dan mengembangkan potensi wisata yang ada untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal serta mendorong pariwisata berbasis partisipasi penuh masyarakat sehingga konsep wisata dan berbeda dengan daerah lainnya.
“Kalau mampu mengelola, mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat dan masyarakat ikut terlibat maka saya kira pulau ini akan berkontribusi ekonomi secara produktif kepada masyarakat,” kata Bupati Ikram, Rabu (30/4/2025).
Daya tarik pulau Sayafi dan Liwo yang terus menarik kunjungan wisatawan tidak akan dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan. Menurut Bupati Ikram, potensi yang ada biarlah dinikmati oleh masyarakat dan menjadi nilai tambah untuk pendapatan masyarakat lokal di Patani.
“Pemerintah daerah tidak akan memanfaatkan pulau ini untuk menambah pendapatan daerah, tapi kami ingin masyarakat menyadari bahwa ini pulau harus di jaga, pulau ini harus memberikan nilai ekonomi, harus memberikan nilai sosial dan nilai ekologi,” ucap Bupati.
Adji









