Menteri Luhut, Sail Tidore Jadi Titik Awal Kebangkitan Pariwisata Maluku Utara

Sail tidore
Foto: Menteri Luhut didampingi Gubernur Malut (doc. idetimur.com)

Kota Tidore Kepulauan memiliki historis kejayaan rempah dan perdagangan di Nusantara maupun dunia. Dalam momen Sail Tidore 2022 ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Sail Tidore akan berkontribusi untuk pemulihan ekonomi negara.

“Tidore merupakan tempat pertemuan berbagai bangsa dengan sejarah perjuangan Indonesia. Kita patut bersyukur dan bangga dengan potensi yang kita miliki sebagai Negara Bahari. Potensi ini merupakan modal kita,” ujar Luhut dalam acara launching Sail Tidore.

Baca Juga: Sandiaga Uno, Sail Tidore Targetkan 50 Ribu Kunjungan Wisatawan

Sebagai Kota rempah, ini bisa menjadikan Tidore sebagai kota pariwisata. Namun perkembangan pariwisata Tidore mati suri akibat pandemi Covid-19.

Harapan Luhut, Sail Tidore 2022 bisa menjadi awal baik bagi Maluku Utara untuk menata kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya.

Baca Juga: Ditjen BM PUPR RI Tinjau Kesiapan Infrastruktur Sail Tidore

Tidore merupakan kota kerajaan tua yang memiliki pengaruh hubungan dagang sampai ke berbagai daerah, seperti Kesultanan Aceh, Kesultanan Deli, Kesultanan Banten, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Kudus, Kesultanan Pontianak.

Tahun ini Sail Tidore dihelat bertemakan “Kota Warisan Dunia, Perekat Bangsa-Bangsa”.

 

Red