Lepas 41 Peserta PENAS ke Gorontalo, Wabup Halmahera Tengah Minta Petani Serap Teknologi Pertanian Modern

idetimur.com
Wakil Bupati didampingi kadis Pertanian melepas rombongan PENAS Gorontalo (ft/ist)

WEDA – Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, secara resmi melepas kontingen peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVI, Senin pagi (15/6/2026). Acara pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian.

Dalam laporan resmi panitia, jumlah total delegasi asal Kabupaten Halmahera Tengah yang diberangkatkan berjumlah 41 orang. Kontingen ini terdiri dari para petani berprestasi lokal, penyuluh lapangan, serta jajaran pendamping teknis dari dinas pertanian yang siap bertukar wawasan di kancah nasional.

Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, dalam arahannya menekankan betapa pentingnya forum PENAS ini sebagai media transformasi ilmu pengetahuan bagi sektor agraria di daerah. Beliau berharap keikutsertaan para delegasi ini mampu memberikan dampak konkret dan membawa manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan seluruh petani di Halmahera Tengah.

“Kehadiran kita di forum nasional ini bukan sekadar seremoni belaka. Kami sangat berharap momentum PENAS di Gorontalo nanti benar-benar dimanfaatkan oleh para peserta kita untuk menyerap berbagai perkembangan inovasi dan teknologi pertanian modern,” ujar Ahlan di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Wabup menambahkan bahwa tantangan sektor ketahanan pangan di masa depan menuntut adanya modernisasi alat dan metode tanam. Oleh karena itu, adopsi teknologi pertanian baru dinilai menjadi kunci utama untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi hasil panen lokal saat kembali ke daerah kelak.

Di tempat yang sama, pimpinan rombongan Tim Halmahera Tengah yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian, Lutfi Tutupoho, menyatakan bahwa seluruh akomodasi, logistik, dan kesiapan fisik maupun mental peserta telah dipersiapkan secara matang jauh-jauh hari.

“Segala sesuatu terkait kebutuhan delegasi telah kami persiapkan sebaik mungkin. Kami berkomitmen untuk memastikan tim dapat tampil secara maksimal, menjaga nama baik daerah, serta membawa pulang inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan sektor pertanian di Halmahera Tengah,” pungkas Lutfi optimis. (*)