WEDA – Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Halmahera Tengah untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026, yang akan digelar pada 12-20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Pelepasan berlangsung di halaman kantor bupati, Senin (3/8/2026).
Ketua Kwarcab Pramuka Halmahera Tengah, Ahmad Hi. Bayan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan ini bertujuan memberikan dukungan moril kepada kontingen yang akan mewakili Halmahera Tengah, sekaligus memohon doa restu agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, menjaga nama baik daerah, dan kembali dalam keadaan sehat dengan membawa pengalaman serta prestasi yang membanggakan.
Ia menegaskan, kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dan pembinaan ketat oleh Kwarcab bersama para pembina putra-putri terbaik Halmahera Tengah yang akan membawa semangat persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian sebagai anggota Gerakan Pramuka.
Selama Jambore Nasional berlangsung, seluruh peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pendidikan kepramukaan, pengembangan karakter, kepemimpinan, keterampilan hidup, kegiatan sosial-budaya, lingkungan hidup, serta mempererat persaudaraan dengan anggota pramuka dari seluruh Indonesia.
Ketua Kwarcab juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, khususnya Bupati selaku Majelis Pembimbing Cabang, atas dukungan yang terus diberikan bagi pembinaan Gerakan Pramuka di setiap jenjang mulai dari Siaga (SD/MI, 7–12 tahun), Penggalang (SMP/MTs, 13–15 tahun), hingga Penegak Pandega (16–25 tahun).
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Tengah menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih menjadi bagian dari kontingen daerah setelah melalui proses seleksi, pembinaan, dan pemantapan yang penuh semangat serta disiplin.
Ia menjelaskan bahwa Jambore Nasional XII merupakan pertemuan pramuka penggalang terbesar di Indonesia, mempertemukan ribuan peserta dari seluruh Kwartir Daerah sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, persaudaraan, kecakapan hidup, cinta tanah air, serta semangat kebangsaan.
“Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan karakter yang telah terbukti mampu membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cinta tanah air, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat gotong royong,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan ruang belajar berharga untuk mengembangkan kepemimpinan, keterampilan hidup, wawasan kebangsaan, kepedulian lingkungan, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta memperkuat persaudaraan antarpramuka se-Indonesia.
“Keberangkatan kalian membawa amanah yang besar. Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri, sekolah, maupun keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Halmahera Tengah dan Provinsi Maluku Utara. Karena itu, jagalah nama baik daerah dengan menunjukkan sikap yang santun, disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta menghormati seluruh peserta dari berbagai daerah,” pesannya.
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta memegang teguh Trisatya dan Dasadarma Pramuka dalam setiap tindakan, sebagai pedoman moral seorang pramuka sejati, sekaligus membangun persahabatan seluas-luasnya dan menjadikan Jambore Nasional sebagai ajang bertukar pengalaman serta mempererat persatuan bangsa.
Kepada pimpinan kontingen dan pembina pendamping, Bupati menyampaikan penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda Halmahera Tengah, seraya berharap seluruh peserta mendapat pendampingan maksimal agar kegiatan berjalan aman, tertib, sehat, dan sukses.
Ia turut mengajak seluruh masyarakat serta orang tua peserta untuk terus mendoakan dan mendukung kontingen, agar diberikan keselamatan selama perjalanan, kesehatan selama kegiatan, dan dapat kembali ke Halmahera Tengah dengan membawa pengalaman, prestasi, serta kebanggaan bagi daerah.
Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Saya berharap Gerakan Pramuka terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membentuk generasi emas Indonesia yang siap menyongsong Indonesia Maju,” pungkasnya, seraya mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa agar peserta, pembina, dan pendamping senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. (*)









