Kekeringan Landa Wairoro, Dinas Pertanian Halteng Turun Tangan Selamatkan Lahan Petani

idetimur.com
Kepala Dinas Pertanian Halmahera Tengah, Lutfi Tutupoho meninjau lahan pertanian di Wairoro ft/ist

WEDA – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah, Lutfi Tutupoho, bersama tim melakukan pemantauan langsung lahan pertanian di Desa Wairoro, Kecamatan Weda Selatan, Senin (30/3/2026), menyusul kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Dalam pemantauan itu, ditemukan sejumlah lahan pertanian, khususnya tanaman sayur, mengalami kekeringan akibat berkurangnya pasokan air. Selain itu, tanaman cabai milik petani juga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat serangan hama.

Lutfi mengungkapkan, sekitar 3.000 pohon cabai mulai terserang hama yang diperparah oleh kondisi musim panas. Menurutnya, situasi ini berpotensi menyebabkan kerugian bagi petani jika tidak segera ditangani.

“Tanaman rica kurang lebih 3.000 pohon sudah mulai terserang hama karena musim panas membuat hama lebih cepat berkembang. Untuk mengantisipasi gagal panen, besok dinas akan menyalurkan bantuan obat-obatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kondisi ini turut memengaruhi harga cabai di pasaran. Jika sebelumnya harga cabai sempat tinggi saat Lebaran, kini mengalami fluktuasi akibat gangguan produksi.

Kadis Pertanian dan Staf menyapa petani dan mendengarkan keluhan yang dihadapi dalam menggapai El Nino ft/ist.

Kekeringan yang melanda Halmahera Tengah disebut sebagai dampak fenomena El Niño yang terjadi di wilayah Maluku Utara. Menghadapi kondisi cuaca ekstrem tersebut, Dinas Pertanian berencana mengambil sejumlah langkah strategis.

“Kami akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk langkah penanganan lebih lanjut. Kekeringan ini membawa dampak kerugian bagi petani, sehingga perlu segera diantisipasi agar tidak meluas. Langkah berikut menangani kekurangan air dengan menggali sumur,” katanya.

Sementara itu, untuk tanaman padi sawah pada musim tanam kedua, para petani belum dapat melakukan penanaman karena masih terkendala kekurangan air. (aji)