Korsleting Kabel Runway Light Picu Kebakaran di Landasan Pacu Bandara Babullah

idetimur.com
Tim teknis Bandara Babullah melakukan perbaikan jaringan kabel Runway Light yang terbakar. Sementara aktifitas maskapai dalam kondisi normal. (Foto: idetimur.com)

TERNATE – Peristiwa kebakaran lahan rumput kering seluas kurang lebih 200 meter persegi terjadi di area landasan sisi barat bandara pada pukul 14.15 WIT, Kamis ( 22/10/2026). Meski area yang terbakar tidak begitu luas, api dengan cepat melebar akibat kondisi rumput di sekitar lokasi yang kering.

Berdasarkan keterangan Zainal Abidin, Kasi Teknik Operasi dan Pelayanan Darurat, Bandara Sultan Babullah, insiden tersebut dipicu oleh korsleting pada kabel lampu runway light di area landasan sisi barat.

“Memang areanya tidak begitu luas, tetapi karena samping-sampingnya rumputnya kering, akhirnya melebar ke mana-mana. Diduga akibat korsleting listrik di kabel runway light,” ujar Zainal.

Saat kejadian berlangsung, terpantau ada aktivitas penerbangan komersial yang sedang beroperasi, di antaranya maskapai Batik Air dan Garuda Indonesia. Kendati demikian, pihak otoritas bandara memastikan bahwa insiden ini sama sekali tidak mengganggu proses pendaratan (landing) maupun keberangkatan (take-off) pesawat.

Dalam upaya penanganan darurat, tim pemadam bandara mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan 15 menit kemudian. Petugas sempat menghadapi sedikit kendala di lapangan akibat arah angin yang terus berubah-ubah (variabel).

Akibat kejadian ini, terdapat sedikit kerusakan pada beberapa bagian kabel yang putus. Pihak pengelola langsung bergerak cepat melakukan perbaikan sejak hari yang sama. Pihak otoritas bandara memastikan bahwa setelah perbaikan rampung, fasilitas lampu runway light, serene, serta approach light akan kembali berfungsi normal.

“Alhamdulillah situasi untuk yang dampak kebakaran sudah aman. Memang ada dampak sedikit di kabel, ada beberapa yang putus. Tapi kami segera, mulai hari ini kita lakukan perbaikan,” jelasnya.

Sementara itu, menanggapi dampak gangguan asap yang sempat terjadi sejak hari Senin hingga Sabtu sebelumnya, pihak pengelola memastikan bahwa situasi penerbangan saat ini telah kembali normal sepenuhnya sejak hari Minggu. Otoritas bandara memastikan insiden ini tidak akan mengganggu aktivitas penerbangan yang sudah kembali berjalan normal. (Ji)