WEDA – Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Anggiat Adi Gunawan Napitupulu, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi lapangan terhadap pekerjaan peningkatan jalan pada ruas Weda-Lelilef-Sagea-Patani dan Weda-Mafa-Matuting-Saketa (WMMS), yang berlangsung pada 10-11 Februari 2026.
Khusus pada ruas WMMS, Kasatker didampingi langsung oleh PPK 2.3, Joone Seisi Manus. Mereka meninjau segmen Weda, tepatnya di depan GOR Halmahera Tengah, yang telah mencapai progres 100 persen dan dinyatakan rampung. Segmen ini menjadi salah satu prioritas BPJN Maluku Utara karena memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Monitoring dan Evaluasi lapangan dilanjutkan di Wairoro rencana pelebaran badan jalan tahun 2026 dan berlanjut ke segmen Mafa-Matuting-Saketa, di mana saat ini masih berlangsung pekerjaan konstruksi serta penurunan elevasi badan jalan. Pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengingat segmen tersebut sebelumnya tergolong rawan kecelakaan.
Anggiat Adi Gunawan Napitupulu mengatakan, secara umum progres pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
“Dari hasil Monitoring hari ini, kami melihat progres pekerjaan cukup baik. Segmen Weda sudah selesai 100 persen dan di ruas Matuting-Saketa pekerjaan penurunan elevasi terus berjalan. Ini penting untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Anggiat, Rabu (11/2/2026).
Ia juga mengapresiasi kinerja PPK 2.3 bersama pihak rekanan yang dinilai mampu menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis.
“Kami optimistis pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu dengan mutu yang tetap terjaga. Saya minta seluruh pihak tetap fokus, menjaga kualitas, dan memperhatikan aspek keselamatan selama proses pekerjaan berlangsung,” tambahnya.
BPJN Maluku Utara, lanjut Anggiat, akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala agar seluruh paket pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (aji)









