Kakek di Halmahera Diterkam Buaya, Tubuhnya Ditemukan Tercabit-cabit

idetimurmalut.com
Korban ditemukan warga dalam kondisi sebagian tubuh ft/ist

Seorang warga tewas diterkam buaya saat mencari ikan di sungai kali meja Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.

Menurut keterangan polisi, korban atas nama Frans Fenes (82) pada Sabtu (13/4) meminta izin keluarga pergi menjaring ikan (basoma) di Sungai Kali Meja dengan menggunakan perahu. Setelah memasang jaring, korban kemudian balik kerumah.

Baca Juga:

Asyik Memetik Sayur Kangkung, Remaja di Taliabu Diterkam Buaya

Keesokan harinya Minggu, 14 April 2024 sekitar pukul 06.00 WIT korban kembali memberitahukan istrinya untuk mengecek jaring yang dipasangnya di sungai, namun sampai siang korban tidak kembali ke rumah sehingga anak korban berinisiatif untuk pergi mengecek keberadaan sang ayah.

Sampai dilokasi anak korban tidak melihat korban dan hanya menemukan sendal dan parang korban yang berada di pinggiran sungai, merasa curiga korban kemudian balik dan memberitahukan kepada keluarga serta warga desa Dodaga dan melaporkan hilangnya korban ke kantor polsek setempat.

“Setelah menerima laporan, Anggota meminta keluarga korban dan masyarakat desa dodaga menggunakan sebuah Body kayu mendatangi TKP di Sungai Kali Meja , setelah sampai pada pukul 18.10 WIT warga yang datang kemudian menemukan jaring Soma yang sudah sobek dan tanda-tanda di pesisir pasir sungai kali meja ada tanda kaki dan tanda-tanda yang di curiga buaya,” kata Kapolsek Wasile Timur, Iptu Ikra Patamani, Senin (15/4/2024).

Setelah menyusuri sungai kurang lebih 500 meter warga menemukan korban Frans sudah terapung dan tidak bernyawa dengan kondisi tubuh mengenaskan akibat serangan buaya.

Warga dan aparat kemudian memindahkan jasad korban ke atas perahu dan mengevakuasinya ke rumah duka Desa Dodaga.

Ji