WEDA – Jalan nasional ruas Weda-Mafa-Matuting-Saketa (WMMS) yang sebelumnya rusak berat, khususnya pada segmen Matuting-Saketa, kini telah mulus dan nyaman dilintasi berbagai jenis kendaraan. Kondisi ini disambut positif oleh para pengguna jalan, terutama sopir lintas kabupaten.
Ikram, salah satu sopir lintas Halmahera, mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan penanganan, jalan di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah. Hampir di sejumlah titik terdapat lubang besar dan kondisi berlumpur saat hujan, sehingga menyulitkan akses transportasi dari wilayah Gane, Kabupaten Halmahera Selatan menuju Weda, Halmahera Tengah.
“Dulu jalannya rusak berat sekali. Lubang besar di mana-mana dan kalau hujan jadi lumpur. Akses sangat sulit,” ujar Ikram, Selasa (30/12/2025).

Ia menyebutkan, sejak ruas jalan WMMS ditangani oleh PPK 2.3 Satuan Kerja PJN II, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara pada tahun 2025, mobilitas masyarakat menjadi jauh lebih lancar.
“Waktu dulu sebelum dikerjakan, dari Saketa ke Weda bisa 4 sampai 5 jam. Sekarang Alhamdulillah jalannya sudah bagus dan nyaman, waktu tempuh pun hanya 2 jam saja. Dari lima jam jadi dua jam,” ungkapnya.
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, Ikram menambahkan aktivitas dan mobilitas warga di wilayah Saketa dan Matuting meningkat, yang turut berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Sekarang mau ke mana saja sudah tidak perlu khawatir. Pergi pagi atau malam tidak jadi masalah lagi. Terima kasih kepada pemerintah dan orang-orang PU Balai Jalan yang sudah memperbaiki jalan ini,” tutupnya. (ji)









