WEDA – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Tengah terus dilakukan. Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, menerima bantuan tujuh unit traktor roda empat (TR4) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.
Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut menjadi bagian dari program pemerintah pusat untuk mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas lahan sawah di daerah.
Saat ini, ketujuh unit traktor telah berada di halaman Kantor Dinas Pertanian Halmahera Tengah. Sebelum disalurkan kepada kelompok tani, para operator akan mengikuti pelatihan pengoperasian agar penggunaan alat dapat dilakukan secara optimal dan sesuai standar.
Pelatihan akan difasilitasi oleh pihak penyedia, PT Crorin Mulia Gemilang, yang bertanggung jawab memberikan pendampingan teknis kepada petani, mulai dari cara pengoperasian, perawatan hingga pemanfaatan traktor secara efektif untuk pengolahan lahan.
Kepala Dinas Pertanian Halmahera Tengah, Lutfi Tutupoho, mengatakan bantuan alsintan ini diharapkan mampu mempermudah petani dalam mengolah lahan, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, serta mempercepat proses tanam sehingga indeks pertanaman dapat meningkat.

“Harapan kami, para petani yang mengikuti pelatihan benar-benar memahami cara mengoperasikan traktor dengan baik sehingga pekerjaan pengolahan sawah menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” ujarnya.
Menurut Lutfi, mekanisasi pertanian menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan produksi pangan daerah. Dengan dukungan traktor roda empat, waktu pengolahan lahan dapat dipersingkat sehingga petani memiliki peluang untuk meningkatkan frekuensi tanam dan hasil panen setiap tahun.
Ia menambahkan, bantuan pemerintah pusat ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan sawah, mendongkrak hasil panen, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Halmahera Tengah.
“Target pemerintah adalah memperkuat ketahanan pangan. Karena itu, bantuan alat mesin pertanian seperti ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar produksi padi terus meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Dinas Pertanian juga memastikan akan melakukan pendampingan terhadap kelompok tani penerima bantuan agar alsintan yang diberikan dapat digunakan secara berkelanjutan, dirawat dengan baik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Halmahera Tengah. (aji)









