BPJN Maluku Utara Lanjutkan Proyek Multi Years Ruas WMMS, Peningkatan Jalan Mafa-Matuting Dikebut

Proses pengaspalan peningkatan jalan nasional segmen Mafa-Matuting ft/idetimur.com

WEDA – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara melalui PJN II, PPK 2.3 ruas Weda-Mafa-Matuting-Saketa (WMMS), kembali melanjutkan kegiatan peningkatan jalan nasional yang merupakan bagian dari proyek multi years tahun anggaran 2025–2026.

Setelah sebelumnya menuntaskan pekerjaan peningkatan jalan pada segmen Weda-Mafa, kegiatan kini difokuskan pada segmen Mafa-Matuting. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya BPJN meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional guna menunjang kelancaran mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah Halmahera Tengah dan sekitarnya.

Pantauan idetimur.com di lokasi kegiatan, Kamis (22/1/2026) menunjukkan aktivitas pengaspalan masih terus berlangsung. Sejumlah kendaraan tampak bergantian mengangkut material aspal dari Asphalt Mixing Plant (AMP) menuju titik pengaspalan untuk pekerjaan peningkatan jalan berskala minor.

idetimur.com
Tim PPK 2.3 mengawasi pekerjaan pengaspalan pada ruas WMMS ft/idetimur.com

Pengawas lapangan kegiatan, Faruk, mengatakan bahwa pada segmen Mafa-Matuting pekerjaan yang sedang dilaksanakan saat ini memiliki panjang sekitar 800 meter. Meski tergolong pendek, segmen tersebut dinilai penting karena menjadi penghubung antarwilayah dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi.

“Di titik ini panjang penanganannya sekitar 800 meter. Namun pada tahun 2025 lalu, kegiatan serupa sudah kita laksanakan mulai dari Weda hingga Mafa,” ujar Faruk saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, peningkatan jalan ruas WMMS tidak berhenti di segmen tersebut. PPK 2.3 menargetkan pekerjaan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai Saketa sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dalam proyek multi years.

“Selesai dari titik ini, kami akan bergeser kembali ke Weda, tepatnya di depan GOR. Di lokasi tersebut juga terdapat kegiatan rekonstruksi jalan. Setelah itu, pekerjaan akan dilanjutkan lagi pada segmen Matuting-Mafa,” jelasnya.

Faruk menambahkan, pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Ia berharap peningkatan kualitas jalan nasional di ruas WMMS dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung distribusi hasil pertanian, akses layanan, serta konektivitas antarwilayah di Maluku Utara. (aji)