Banjir kembali melanda kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara akibat curah hujan yang terus meningkat sejak Selasa malam (12/8).
Tercatat dua desa di kecamatan Weda Tengah yakni desa Lukulamo dan desa Waikob Trans Kobe setinggi satu sampai dua meter setengah.
Ratusan rumah terendam banjir dan warga mulai mengungsi ke tempat yang aman. Banjir disebabkan tingginya intensitas hujan yang menyebabkan sungai Kobe meluap.
Personil TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap para korban dan membantu orang sakit dilarikan ke tempat yang lebih aman.
Kapolres Halmahera Tengah AKBP Aditya Kurniawan, Selasa (13/8/2024) menyampaikan, untuk kecepatan penanggulangan bencana seluruh jajaran Polres Halteng melaksanakan siaga tanggap bencana.
Polsek maupun Pol Sub sektor merespon cepat penanganan banjir, dan saat ini Personil Gabungan TNI-Polri masih bersiaga dan memberikan bantuan kepada Warga yang terdampak banjir dan membantu kendaraan yang melintas di ruas jalan Lelilef weda.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama ketika hujan deras turun sewaktu-waktu agar segera mencari tempat berlindung yang lebih aman dan bagi kendaraan lebih memperhatikan keselamatan,” kata Kapolres.
Hingga malam ini, banjir belum menunjukan tanda-tanda akan surut, sementara curah hujan mulai rendah.
Ji









