Adu Gagasan Debat Kedua Pilkada Halteng Berubah Jadi Cerdas Cernat, IMS-ADIL Dominasi Panggung

idetimurmalut.com
Suasana debat terbuka kedua IMS-ADIL menangapi pertanyaan Edi Langkara ft/ist

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera menggelar debat publik kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Minggu (17/11/2024).

Debat pamungkas sebelum memasuki masa tenang yang dilakukan di Kantor Bupati oleh KPU setempat memanas dari sesi pertama hingga akhir. Selain menyajikan adu gagasan dan argumen dalam debat itu juga sempat diwarnai keributan antar pendukung.

Dalam debat itu, pasangan Ikram Malan Sangadji dan Ahlan Djumadil (IMS-ADIL) tampil memukau dengan melibas seluruh pertanyaan Paslon 1 dan 2.

Pada sesi ketiga debat dengan tema Penguatan Infrastruktur Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Paslon Nomor Urut 2 Edi Langkara mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan kepada Pasangan Nomor 3 Ikram Malan Sangadji.

Edi meminta Ikram yang pernah menjadi Pejabat Bupati kurun waktu 1 tahun 7 bulan bisa menyebutkan 11 nama-nama desa persiapan di wilayah Halmahera Tengah yang akan dimekarkan menjadi desa.

Baca Juga: Pendukung IMS-ADIL di Teror, Jubir: Polres Kawal Keamanan dan Imbau Simpatisan Menahan Diri

Pertanyaan yang dilontarkan Edi ini sengaja ingin mengetes wawasan geografis Ikram dan sontak diteriaki para pendukung yang menyaksikan sehingga ruang debat menjadi riuh. Ia pun kembali menanyakan pertanyaan kali kedua sebelum notifikasi waktu yang diberikan habis.

“Saya ingin bertanya sederhana sebutkan nama-nama sebelas desa persiapan,” kata Edi. Moderator debat kemudian mempersilahkan Paslon Nomor Urut 3 Ikram Malan Sangadji untuk menjawab pernyataan Edi. Ikram dengan senyum kemudian merespon pernyataan rivalnya dengan sedikit guyonan karena dinilainya tidak seberat apa yang dipikirkan.

“Saya kira pertanyaannya apa? Saya kira pertanyaannya bisa membuat energi kita terkuras. Yang pertama Kecamatan Weda itu ada dusun Weteglas, Akeici kemudian di Weda Tengah ada Lukulano, kemudian lanjut lagi Weda Utara ,Weda Timur ada dua perbatasan ,ada di Patani barat Bobane Rendi , ada sentosa ,” kata Ikram.

Ikram menyindir pernyataan Edy seperti pertanyaan yang pernah disampaikan salah satu kandidat Bupati Taliabu nomor urut 2, Citra Puspa Sari Mus, kepada calon Bupati Taliabu nomor urut 1, Salshabila Mus dengan menyebut nama -nama desa.
Sementara wakil Ikram,Ahlan Djumadil kemudian mengambil mic dan menambahkan bila diforum debat putaran ke-2 ini merupakan forum adu gagasan bukan cerdas-cermat.

“Mohon izin paslon nomor urut 2 ini bukan cerdas cermat tingkat SD terima kasih,” tutup Ahlan.

Memanfaatkan waktu tersisa Ikram kembali menjelaskan jika 1 tahun 7 bulan bukan waktu yang lama, namun dirinya sudah mendatangi seluruh wilayah dan desa di Halmahera Tengah. “Yang saya rasa miris itu di Desa Sidanga. Ini tempatnya rektor ini. Pak rektor selama ini di desa itu tidak pernah menikmati listrik. Per tanggal 29 Desember 2023 Alhamdulillah mereka sudah menikmati listrik. Bayangkan 11 tahun pak rektor,” ucap Ikram.

Red