Satwa Hasil Sitaan BKSDA Diperiksa Petugas Karantina Ternate

Satwa liar
Foto: Petugas Karantina memeriksa kesehatan Nuri Maluku (Istimewah)

Karantina Pertanian Ternate lakukan pemeriksaan terhadap kesehatan satwa burung yang terdiri atas dua ekor Kakatua Jambul Kuning dan dua ekor Nuri Maluku milik Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku (BKSDA), Kamis (8/12/2022).

Satwa burung ini merupakan hasil sitaan atau yang berasal dari penyerahan masyarakat yang telah direhabilitasi selama kurang lebih 3 bulan. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik dan penilaian perilaku satwa sebelum dilepas liarkan.

Baca Juga:

Cokelat Batang, Produk Loka Maluku Utara Tembus Pasar Eropa

“Sebelum dilakukan pengembalian ke habitat asal di Maluku, pemeriksaan dilakukan dalam kandang rehabilitasi milik SKW Seksi I Ternate, BKSDA Maluku. Hasil pemeriksaan terhadap dua ekor burung Kakatua Jambul Kuning dan dua ekor Nuri Maluku dinyatakan sehat secara klinis dan tidak menunjukkan adanya gejala hama penyakit hewan karantina (HPHK),” jelas Tasrif, Kepala Karantina Pertanian Ternate.

Baca Juga:

Masuk Dari Daerah Merah, Daging Kiriman Dari Jakarta Dimusnahkan Balai Karantina

Tasrif menjelaskan, dalam melalulintaskan satwa burung ke daerah asal Maluku harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), Surat Keterangan Lalulintas Satwa dari SKW I Ternate, BKSDA Maluku, dan melaporkan kepada petugas karantina untuk dilakukan Permohonan Pemeriksaan Karantina (PPK), menggunakan kemasan sesuai kaidah Animal Welfare, dan wajib dilengkapi dengan dokumen karantina dari tempat pengeluaran.

 

 

Ji

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *