PDIP Ingin Hattrick di Pemilu, Ketua DPD Maluku Utara Wajib Menagkan Pileg

Pemilu
Foto: Muhammad Sinen Ketua DPD PDIP Maluku Utara (idetimur.com)

Ketua PDP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDIP Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sinen, menyebut partainya saat ini belum memikirkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menurut Muhammad Sinen, fokus partianya saat ini adalah memenangkan pemilihan Legislatif dan Pilpres. Bahkan DPD PDIP Maluku Utara saat ini menargetkan kemenangan besar dari Daerah hingga Nasional (DPR RI).

Baca Juga:

PDIP Target Kuasai Kursi Parleman Provinsi Sampai Kabupaten dan Kota

“Jadi rapat koordinasi ini terkait kesiapan-kesiapan untuk menghadapi Pileg 2024, Pilpres dan Pilkada serentak tapi rapat ini kita lebih dahulukan Pileg dan Pilpres,” kata Muhammad Sinen, Minggu (20/2/2023).

Untuk itu, PDIP Maluku Utara berambisi menyapu bersih jatah tiga kursi DPR RI dengan mendorong tiga kader terbaiknya menuju ke Senayan yang akan membantu raihan kursi DPR sebagai syarat presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden.

Baca Juga:

Tekan Angka Stunting, Wakil Walikota Tidore Luncurkan Remaja Cegah Stunting

“Yang jelas DPR RI itu ada tiga, Ibu Iren terus Rusli Minangkabau dan satu lagi masih tahapan wawancara yang dua itu sudah pasti. Selama ini tiga ini tidak didominasi oleh satu partai, di 2019 PDIP sebagai partai pemenang pertama untuk DPR RI kedua Golkar dan ketiga NasDem dan kita pertahankan dengan angka yang tinggi pasti diraih oleh PDI Perjuangan karena target saya sesuai dengan kerja-kerja lapangan oleh kader terbaik PDI Perjuangan saat ini,” jelasnya.

Sementara untuk Pilkada, partainya sejauh ini belum membuka ruang pembahasan bakal calon kepala daerah yang akan diusung oleh PDIP.

“Kita tidak bisa berkomentar banyak karena Pilkada ini memakai seat (kursi) baru 2024, setelah kita mendapatkan hasil Pileg baru kita bicara tahapan-tahapan selanjutnya,” katanya.

Wakil Walikota Tidore Aktif ini berharap, kedepan popularitas kader PDIP akan terus melejit sehingga PDIP dapat mengusung sendiri kadernya.

“Yang jelas PDI Perjuangan ini sudah sepakat, kalau partai memenuhi syarat untuk mengusung secara tersendiri maka otomatis harus kader. Kalau nantinya tidak mencukupi untuk mengusung sendiri harus kerjasama dengan partai lain untuk mengusung,” jelasnya.

Ji