Bupati Ikram Beri Kulia di Kampus UMMU, Rektor: Program Beasiswa Inspirasi dan Kebijakan Luar Biasa

idetimurmalut.com
Bupati Ikram memberikan materi Kuliah Tamu kepada mahasiswa Fakultas Sospol UMMU Ternate ft/idetimurmalut.com

Ternate_Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus menunjukan komitmennya mewujudkan generasi mudah yang unggul melalui program pendidikan gratis mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Universitas Muhammadiyah misalnya, lebih dari 600 anak mudah se-Kabupaten Halmahera Tengah, ikut mengambil bagian dari terobosan Pemerintah Daerah melalui program beasiswa di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.

Jumlah tersebut signifikan yang ikut pendidikan melalui Kampus UMMU Ternate. Hal ini diungkapkan Rektor Prof. Dr. Saiful Deni, S.Ag., M.Si.

kepada awak media usai hadir dan memberikan materi Kuliah Tamu Dr. Ir, Ikram Malan Sangadji, M,Si yang digelar Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Sosial Politik, Kampus UMMU Ternate, Kamis (11/9/2025).

Rektor menyampaikan, kebijakan Pemerintah Daerah Halmahera Tengah, terkait beasiswa bagi seluruh mahasiswa ini menjadi sebuah inspirasi dan suatu kebijakan yang luar biasa, karena kebijakan pemerintah tentu melihat kebutuhan dasar masyarakat, lebih khususnya pada dunia pendidikan.

Untuk itu, UMMU memberikan apresiasi kepada Bupati Dr. Ir, Ikram Malan Sangadji, M,Si atas kerja samanya dan benar-benar nyata dengan tumbuhnya para mahasiswa dari Halmahera Tengah di Kampus UMMU Ternate ini.

Apalagi paparan materi Bupati saat mengisi Kuliah Tamu, benar-benar relevan dengan kondisi sosial masyarakat tentang kebijakan inklusif dan perlindungan sosial. Dimana hal itu merupakan strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok marginal di Halmahera Tengah.

“Tentunya dengan komitmen bupati, sampai selesainya pada mereka diberikan beasiswa. Kalau di UMMU lebih dari 600 ya, peminatnya cukup tinggi sebelumnya cuman 100 lebih. Ini karena kebijakan Bupati, harapannya mereka mulai dari awal sampe akhir mereka diberi beasiswa,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Halmahera Tengah Dr. Ir, Ikram Malan Sangadji, M,Si menyampaikan bahwa, pendidikan merupakan satu dari sekian program prioritas Pemerintah Halmahera Tengah, yang akan terus didorong guna menjabat kebutuhan masyarakat khususnya sektor pendidikan.

Mantan pejabat Menko Maves saat memberikan paparan materi pada Kuliah Tamu tersebut ada tiga kata kunci yaitu perlindungan sosial, inklusif, dan kebijakan publik.

“Jadi kebijakan publik itu terkait dengan perlindungan sosial secara inklusif, harus melalui program jadi banyak program, program sosialnya untuk menjaga kehidupan sosial masyarakat, layanan kesehatan, layanan pendidikan, bahkan perumahan,” ucap Bupati.

Program sosial secara inklusif ini juga telah berjalan dengan baik sejak tahun 2023 saat dirinya menjabat sebagai Pj. Bupati, dan kini terus digulirkan untuk masyarakat Halmahera Tengah.

Sementara terkait pemberian beasiswa yang dialokasikan pemerintah daerah diharapkan mahasiswa harus komitmen dalam melangsungkan kuliah mereka, mahasiswa harus memiliki target IPK paling rendah 2.5.

“Progam ini sudah mulai dari 2023, selama saya menjadi bupati ini terus berjalan. Kalau mahasiswa ini ada beasiswanya, mereka harus kuliah dengan baik, mereka harus punya nilai paling rendah IPK 2.5 kalau turun dari 2.5 kita tidak bayar lagi,” jelasnya.

 

 

Adji