Halteng, IDETIMUR.COM-Pemerintah Halmahera Tengah berhasil membangun di Kecamatan Patani yang lebih maju. Ini terlihat dari sejumlah Infrastruktur yang berhasil dibangun.
Kepada awak media ia mengatakan, Pemerintah Daerah tidak tinggal diam membiarkan masalah pembangunan terus-menerus dihadapi warganya. Bahkan kata dia, sejak dilantik tahun 2017, Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani terus mendorong berbagai skema pembangunan di segala bidang untuk menuntaskan masalah tersebut.
“Apa yang dilakukan pemerintah Elang-Rahim itu sebagian besar sudah dinikmati masyarakat Halmahera Tengah,” kata Latif, Sabtu (19/3/2022).
Jaka mencontohkan akses jalan, sebelum Elang-Rahim memimpin, wilayah Patani secara keseluruhan belum bisa di akses sama sekali. Akan tetapi di masa Elang-Rahim seluruh jalan di wilayah tersebut dibangun, ditingkatkan ke hotmix. Beberapa ruas yang belum di hotmix, akan terus ditingkatkan.
“Proses pengaspalan untuk seluruh ruas jalan di Patani akan dituntaskan di tahun ini,” jelasnya.
Sementara infrastruktur penunjang lainnya seperti telekomunikasi, Pemda sudah bangun tower 72 meter di Ibukota Kecamatan Patani Timur, dan sudah dinikmati sebagian besar warga di kecamatan tersebut. Hanya saja jangkauannya belum sampai ke Nursifa dan Sakam karena terhalang gunung.
“Tapi bukan berarti Pemda diam, kami terus berkoordinasi dengan PT. Telkomsel supaya dicarikan solusinya,” tambahnya.
Meskipun begitu lanjutnya, “kami sudah dorong program internet berbasis satelit melalui sekolah dan kantor desa sebangak 42 desa, termasuk diantaranya desa Nursifa dan Sakam”
Latif berharap agar masyarakat bersabar. Kata dia pembangunan itu butuh tahapan.
“Butuh waktu, Tidak segampang membalikan telapak tangan. Pasti Elang-Rahim tuntaskan sebelum periode mereka selesai,” harapnya.
Kata Latif, yang dilakukan Elang-Rahim ini dalam rangka mempercepat perubahan dalam semua aspek kehidupan masyarakat Halmahera Tengah, supaya dapat bersaing dengan wilayah lain.
Salah satu warga masyarakat Patani Timur yang tidak mau menyebut namanya mengatakan sebenarnya masyarakat harus bangga dan berterima kasih pada Elang-Rahim, karena semua sarana prasarana yang menjadi kebutuhan masyarakat sudah dibangun, terutama jembatan kali Gowonle yang menjadi urat nadi Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.
“Di Patani Timur juga dulu listrik belum teraliri, sekarang seluruh desa sudah menikmati listrik. Kami juga kemana-mana sudah mudah, karena sudah ada jalan,” ungkap dia.
Dari capaian tersebut menunjukan Elang-Rahim berkomitmen untuk melihat masyarakatnya. Jadi kata dia, komentar yang menyebut dua desa di Halteng seperti hidup di zaman batu itu opini liar, karena tidak benar adanya. (Red)









