Publik Halmahera Tengah kembali dikejutkan dengan berita bohong alias hoax, “Elang-Rahim Rekrut Ribuan, IMS Pecat Ribuan PTT”. Berita hoax ini bersumber dari Nuryadin Ahmad dan Elang. Pernyataan ini telah menuai kontroversi karena tidak didasarkan pada fakta dan data akurat.
Hamdan Halil, Juru Bicara Ikram Malan Sangaji dan Ahlan Djumadil (IMS-ADIL), mengatakan Nuryadin dan Elang tidak kapok-kapok menyebarkan berita bohong serta janji-janji palsu kepada masyarakat Halmahera Tengah, sehingga pembohongan ini perlu diluruskan agar tidak menyesatkan masyarakat. “Opini politik harus didasarkan pada gagasan, fakta dan data, bukan sentimen untuk menyulut emosi warga dengan berita hoax yang minim edukasi politik,” ujarnya.
Hamdan Halil mempertanyakan kebenaran berita hoax IMS memecat ribuan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang dilancarkan oleh Nuryadin dan Elang. Bahkan dirinya menantang Yadin dan Elang untuk membuktikan Surak Keputusan (SK) Tentang Pemecatan Ribuan PTT tersebut. “Siapa yang memberhentikan ribuan PTT? Malahan gaji PTT dibayar lancar setiap bulan oleh IMS, bahkan PTT dapat gaji 13,” katanya.
Baca Juga: Elang Masih Janji Naikkan TPP ASN, Hamdan Halil: Omon-Omon Doang, IMS Sudah Terbukti
Lanjut Hamdan, justru PTT mengalami masa-masa suram di masa Elang dimana dirinya menjanjikan perekrutan PTT ribuan, namun pembayaran gaji tersendat-sendat sehingga banyak PTT yang memilih mundur dan melamar di dunia kerja lain seperti di perusahaan tambang. “Miris sekali memang, janji rekrut PTT tapi pembayarannya tersendat-sendat,” tukasnya.
Hamdan menegaskan, IMS tidak pernah memberhentikan ribuan PTT. Hanya 3 orang yang diberhentikan yakni Lukman karena terbukti terlibat aktif dalam politik. Sunardi Ali diberhentikan oleh Kaban BPMD karena mengambil gaji selama dua bulan tetapi tidak pernah masuk kantor. Karim Tomake honor di Bagian Organisasi dirinya tidak pernah masuk kantor tetapi tetap menerima honor, diberhentikan karena diangkat sebagai anggota DPRD Pergantian Antar Waktu (PAW). “Jadi 3 orang yang diberhentikan ini karena terlibat aktif politik praktis dan tidak pernah masuk kantor tetapi tetap mengambil gaji,” bebernya.
Selain berita hoax pemberhentian ribuan PTT, Hamdan juga meluruskan Yadin dan Elang yang melancarkan kampanye hitam terhadap IMS tidak melanjutkan proyek-proyek mangkrak di masa Elang Rahim yang hingga berakhir masa jabatan.
Lanjut Hamdan, IMS tidak melanjutkan sejumlah program dan kegiatan yang terindikasi menimbulkan kerugian negara dan sedang diselidiki Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kejaksaan. Salah satunya Proyek Islamic Center yang dikerjakan oleh Ponakan Elang yang saat ini disidik oleh Kejaksaan.
Proyek-Proyek Raksasa menelan hampir 700 Milyar mangkrak hingga berakhirnya masa jabatan Elang Rahim tersebut nyaris menghilangkan rasa percaya rakyat terhadap pemerintah. Bahkan proyek-proyek mangkrak seperti GOR Fagogoru (sebelumnya diberi nama GOR Elang Halmahera), Sirkuit Motorcross, Gedung Kesenian, Gedung Islamic Center, dll, belum mendesak di Tengah Upaya pemerintah melakukan penanganan kemiskinan serta masalah daerah lainya.
Apalagi Halmahera Tengah ketika itu menyandang peringkat kedua termiskin se Maluku Utara, beban hutang pihak ketiga 360 Milyar dan Devisit 400 Milyar APBD 2023. IMS memahami kemendesakan tersebut dengan melaksanakan program-program populis berhasil mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.
“Dengan hutang belanja 400 Milyar lebih tentu harus dilihat mana program yang prioritas dan mendesak harus dilanjutkan dan mana yang dipending karen sebagai Pj Bupati pun harus melaksanakan 5 program prioritas dan baru dilaksanakan pada Bulan Oktober 2023,” tandasnya.
5 program Pj Bupati IMS Ketika itu menuai apresiasi berbagai kalangan karena mampu melerai masalah pelik warisan Elang Rahim. Sehingga jangan heran masyarakat luas mendorong IMS harus maju Bupati dan kini telah terkabul dirinya Bersama Ahlan Djumadil membersamai kehendak perjuangan rakyat memiliki pemimpin alternatif dari sebelumnya. “Rakyat sudah cerdas merasakan karakter pemimpin sebelumnya. Ibarat jeruk mana yang asam dan mana manis. IMS pemimpin yang manis. Itulah kenapa 1 tahun 7 bulan mendapat simpati dan dukungan dari rakyat karena karakter dari IMS yang disenangi oleh masyarakat,” tutup Politisi Muda asal Gemia ini.
Red









