Stasiun Geofisika BMKG Ternate, Maluku Utara, melakukan pemantauan Gerhana Matahari sebagian (hibrida) menggunakan teleskop di halaman kantor BMKG, Kamis (20/4/2024).
Awal terjadi Gerhana Matahari dimulai sejak pukul 12.07 Waktu Indonesia Timur. Hingga proses terjadinya gerhana matahari sebagian memerlukan waktu hampir tiga jam dan puncaknya akan terjadi pukul 13.41 WIT.

Warga dan anak-anak antusias menyaksikan fenomena ini. Sejumlah anak terkesan dengan penampakan fenomena gerhana matahari hibrida yang terjadi di dalam bulan suci ramadan ini.
“Lamanya sekira 3 jam dan kita akan amati hasil perhitungan dengan pengamatan bagaimana terjadi perbedaan tersebut kita lihat apakah memang perhitungan dengan pengamatan agak sama,” kata Andri Wijaya Bidang, Kepala BMKG Ternate.
Himbauan masyarakat diminta tidak melihat menggunakan mata telanjang karena dapat membahayakan mata.
kepala stasiun geofisika BMKG Ternate.
Gerhana matahari hibrida terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris. Gerhana matahari hibrida terdiri atas dua tipe gerhana, gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total.
Ji









